HIPMI IPB Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha, Bukan Sekadar Pencari Kerja

HIPMI IPB Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha, Bukan Sekadar Pencari Kerja

Nasional | sindonews | Senin, 14 September 2026 - 20:55
share

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi IPB University (HIPMI PT IPB) memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Zeva Christian. Dilantik sebagai Ketua Umum pada September 2026, Zeva membawa visi agar organisasi mahasiswa pengusaha tersebut tidak berhenti pada aktivitas seminar dan networking, tetapi mampu melahirkan bisnis yang benar-benar berjalan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Pelantikan kepengurusan baru HIPMI PT IPB di Bogor turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dari lingkungan HIPMI, dunia usaha, dan korporasi, di antaranya Anggawira dan Anthony Leong. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi momentum untuk memperluas jejaring antara mahasiswa, pelaku usaha, hingga pemimpin industri.

Di bawah kepemimpinan Zeva, HIPMI PT IPB diarahkan menjadi wadah yang lebih berorientasi pada eksekusi. Mahasiswa didorong tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi mulai menguji ide, membangun usaha, mengembangkan bisnis yang telah berjalan, hingga membuka lapangan kerja.

"Target kami bukan hanya membuat anggota memahami dunia bisnis. Kami ingin semakin banyak mahasiswa yang berani memulai usaha, bisnis anggota yang sudah berjalan dapat berkembang, dan ke depannya mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain," ujar Zeva Christian.

Tak Perlu Tunggu Lulus untuk Berbisnis

Zeva menilai kampus merupakan salah satu tempat terbaik bagi mahasiswa untuk mulai membangun bisnis. Lingkungan perguruan tinggi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, membangun jaringan, mencari mentor, sekaligus belajar menghadapi risiko sebelum masuk ke dunia usaha yang lebih besar.

Karena itu, HIPMI PT IPB akan mengembangkan sejumlah program yang diarahkan pada kebutuhan praktis anggota. Program tersebut mencakup inkubasi bisnis, peningkatan kapasitas, seminar bersama praktisi, hingga kompetisi kewirausahaan.Program-program tersebut ditargetkan tidak berhenti pada transfer pengetahuan. Anggota diharapkan memiliki langkah konkret untuk memulai usaha maupun meningkatkan skala bisnis yang telah mereka jalankan.

Bagi Zeva, ukuran keberhasilan organisasi bukan semata-mata banyaknya kegiatan yang digelar. Dampak yang lebih penting adalah jumlah mahasiswa yang mulai memiliki bisnis, pertumbuhan usaha para anggota, serta lapangan pekerjaan yang tercipta.

Arah kepemimpinan tersebut tidak terlepas dari pengalaman Zeva sebagai Founder dan CEO PT Neverdie Digital Nusantara yang bergerak di industri digital dan ekosistem gaming.

Pengalaman membangun perusahaan sejak usia muda membuat Zeva melihat kewirausahaan bukan hanya persoalan mengejar keuntungan. Menurutnya, bisnis juga memiliki peran dalam membangun tim, membuka kesempatan bagi orang lain, serta menghasilkan dampak ekonomi yang lebih luas.

Perspektif tersebut kemudian ingin dibawa ke HIPMI PT IPB. Organisasi diharapkan dapat membantu mahasiswa bergerak dari tahap memiliki ide menuju tahap eksekusi, kemudian berkembang menjadi usaha yang memiliki pasar dan mampu menyerap tenaga kerja.

Kekuatan networking HIPMI juga akan diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih konkret bagi anggota. Jejaring tersebut diharapkan membuka akses terhadap mentorship, pengetahuan industri, peluang kolaborasi, hingga kesempatan bisnis.

Dengan kepengurusan baru ini, HIPMI PT IPB ingin membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang menghasilkan dampak terukur. Bukan hanya mencetak lulusan yang siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga generasi muda yang mampu menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan orang lain.

Topik Menarik