Perang Dagang Memanas, China Gebuk Tarif Antidumping Bahan Semikonduktor Jepang
China menerapkan tindakan antidumping sementara terhadap impor bahan kimia dari Jepang yang digunakan dalam produksi semikonduktor, dengan besaran uang jaminan mencapai 99,2. Kebijakan tersebut menambah tekanan perdagangan dalam hubungan China-Jepang yang memburuk akibat sengketa mengenai Taiwan.
Dikutip dari Bloomberg, perusahaan yang mengimpor dichlorosilane dari Jepang diwajibkan membayar uang jaminan hingga 99,2 mulai 8 September 2026, kata Kementerian Perdagangan China dalam pernyataannya. Dichlorosilane merupakan bahan kimia yang digunakan untuk memproses wafer silikon menjadi semikonduktor. Kementerian Perdagangan China menetapkan uang jaminan sebesar 80,8 untuk Denal Silane Co serta 99,2 untuk Shin-Etsu Chemical Co dan produsen Jepang lainnya.
Baca Juga:Harga Minyak Makin Panas, Nyaris Sentuh USD97 per Barel dalam Enam Pekan
Langkah tersebut merupakan hasil awal penyelidikan antidumping yang diluncurkan China pada Januari 2026. Beijing menyatakan praktik dumping produk tersebut telah menimbulkan kerugian material terhadap industri domestik China.
Hubungan China dan Jepang mengalami ketegangan sejak November 2025 setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan Tokyo dapat mengerahkan militernya apabila China berupaya mengambil alih Taiwan. Beijing kemudian mengambil sejumlah tindakan balasan, termasuk memperingatkan warganya untuk menghindari perjalanan ke Jepang dan memperketat sejumlah kontrol ekspor.Penerapan tindakan antidumping tersebut dilakukan menjelang rencana kunjungan Takaichi ke Amerika Serikat pada September. Pada saat yang sama, Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada 24 September 2026.
Baca Juga:4 Hari Berturut-turut, Jepang Kerahkan Jet Tempurnya untuk Usir Pesawat Mata-mata China
Jepang merupakan pemasok utama dichlorosilane dengan tingkat kemurnian sangat tinggi yang dibutuhkan industri semikonduktor global. Namun, China tengah berupaya memperkuat posisi di rantai pasok hulu industri chip melalui pengembangan riset dan teknologi untuk material serta peralatan pendukung.
China sebelumnya merupakan pasar utama bagi pasokan dichlorosilane dari Jepang, sebelum Korea Selatan mengambil alih posisi tersebut pada 2025. Data kepabeanan menunjukkan nilai impor dichlorosilane China dari Jepang mencapai sekitar USD2,6 juta pada Juli 2026 atau sekitar 33 dari total impor bahan kimia tersebut, sehingga kebijakan terbaru berpotensi memengaruhi perdagangan bahan baku industri semikonduktor kedua negara.










