Fundamental Kuat, Blibli Naik 13 Peringkat di Fortune Indonesia 100 2026
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) mencatatkan lonjakan signifikan dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 setelah naik 13 peringkat ke posisi 59 dari posisi 72 pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan neto konsolidasian perusahaan yang mencapai Rp14,8 triliun pada semester pertama 2026, tumbuh 55 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk kembali masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 dan mencatatkan peningkatan posisi tahun ini," ujar Chief Corporate Officer & Investor Relations Blibli Eric Winarta dalam keterangan pers, Minggu (20/9/2026).
Baca Juga:Kinerja Tumbuh Solid, Blibli Catat Pendapatan Rp14,83 Triliun di Semester I 2026
Eric menambahkan, pencapaian ini mencerminkan kepercayaan pelanggan, mitra, investor, serta seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa mendukung perjalanan Blibli. Pada tahun buku 2025, Blibli berhasil membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp22,4 triliun, tumbuh 34 persen secara tahunan, sementara momentum pertumbuhan berlanjut kuat pada semester I 2026 dengan pendapatan Rp14,8 triliun dibandingkan Rp9,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja impresif ini didorong oleh kontribusi positif dari seluruh segmen usaha, termasuk segmen Ritel 1P dan segmen institusi yang terus bertumbuh, serta ekspansi jaringan toko fisik yang semakin memperkuat strategi omnichannel. Hingga akhir Juni 2026, Blibli telah mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, 1 toko fesyen & olahraga, 60 gerai supermarket premium Ranch Market, dan 38 home and living experience center Dekoruma.Fortune Indonesia 100 tahun 2026 merupakan ajang pemeringkatan bergengsi bagi 100 korporasi terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah pendapatan yang dicatatkan, dengan ambang batas pendapatan minimum sebesar Rp12,31 triliun pada tahun buku 2025. Secara akumulatif, jumlah pendapatan dari 100 perusahaan dalam daftar ini menyumbang hingga 26,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di sepanjang tahun 2025.Baca Juga:Blibli Kembali Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Eric menegaskan bahwa Blibli akan terus melangkah dengan strategi yang terukur dan berorientasi jangka panjang melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem yang semakin erat. "Kami percaya bahwa perpaduan antara kapabilitas digital, jaringan fisik yang luas, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan akan menjadi fondasi yang solid bagi penciptaan nilai jangka panjang," ujarnya.
Sinergi ekosistem juga terlihat nyata lewat peluncuran Kartu Kredit co-brand BCA Blibli Tiket Mastercard dengan tema "One Card More Rewards" yang menghubungkan berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari consumer electronics, travel, groceries, hingga home & living dalam satu pengalaman terintegrasi. Langkah ini semakin memperkuat integrasi berbagai kanal dan layanan dalam ekosistem Blibli Tiket untuk meningkatkan relevansi layanan serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan strategi omnichannel yang berkelanjutan dan fundamental usaha yang semakin kuat, Blibli optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika pasar yang terus berubah.









