Menghilang Sebulan, Melania Trump Bakal Kembali Bersama Jajaran CEO Wanita Terkemuka di Dunia
Kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 berlangsung sengit di Gantasan Bike Park, Desa Tamansari, kawasan Ijen Geopark, Banyuwangi, Minggu (20/9/2026). Sebanyak 214 downhiller dari berbagai daerah, termasuk Singapura dan Malaysia, ambil bagian dalam ajang yang mempertandingkan 20 kelas.
Para peserta harus menaklukkan lintasan sepanjang 2.300 meter dengan elevasi lebih dari 350 meter. Trek yang memiliki sejumlah rintangan seperti rock garden, big drop, drop, berm, dan table top menjadi tantangan bagi para rider. BIG Downhill 2026 juga mendapat dukungan 76Rider melalui kampanye “Nyali Aja Nggak Cukup”.
Baca Juga: 76 Indonesian Downhill 2026 Hadir Lebih Ekstrem, Persaingan Rider Dipastikan Makin PanasAgung Prio Apriliano dari Astrindo Racing Team tampil sebagai juara Men Elite setelah mencatat waktu tercepat 3 menit 18,249 detik. Ia mengungguli Pahraz Salman Alparisi dari Underdog PSA yang finis kedua dengan 3 menit 20,414 detik, serta Yosi Saputro dari Yeti Tribe Indonesia Racing Team di posisi ketiga dengan 3 menit 22,120 detik.
“Saya bersyukur karena bisa menjadi juara di BIG Downhill 2026. Padahal, kemarin di sesi seeding run saya sempat mengalami mechanical trouble yaitu pecah ban depan di rock garden. Tidak bisa maksimal saat seeding run tentu memengaruhi mental dan ada tekanan lebih besar. Tapi, kunci kemenangan saya adalah berusaha untuk tetap percaya diri dan lebih antisipatif menambah tekanan angin agar tidak pecah ban lagi,” ujar Agung.
Di kelas Women Elite, Nilna Murni Ningtyas dari Spartan Racing Team menjadi yang tercepat dengan catatan 3 menit 48,214 detik. Milatul Khaqimah dari Nukeproof Axxes Racing Team berada di posisi kedua dengan 3 menit 49,567 detik, disusul Ayu Tria Andriana dari Alaska Squad dengan 3 menit 53,159 detik.“Saya sempat gugup saat final run karena start terakhir dan rider-rider lain juga kencang. Tapi, saya sanggup mengendalikan emosi dan fokus dengan strategi sendiri. Lintasan di Gantasan Bike Park tahun ini panjang, jadi tidak hanya mengandalkan skill, tetapi juga menuntut fisik dan settingan sepeda yang tepat. Dari awal target saya memang menjadi juara di sini, alhamdulillah sanggup memenuhinya,” kata Nilna.Sementara itu, Dimas Aradhana keluar sebagai juara Men Junior dengan waktu 3 menit 21,557 detik. Dimas unggul tipis atas Nazwa Agazani yang finis kedua dengan 3 menit 21,890 detik. Posisi ketiga ditempati rider tuan rumah, Ahmad Nasywa Ridhodin dari Sego Anget Racing Team, dengan waktu 3 menit 23,396 detik.
Inisiator BIG Downhill, H. Munif, menyebut persaingan tahun ini semakin ketat seiring peningkatan tingkat kesulitan lintasan. Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya menguji kemampuan atlet di kelas prestasi, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kemampuan peserta di kelas hobi dan pemula.“Penyelenggaraan BIG Downhill 2026 diikuti 214 peserta dari 20 kelas. Namun, dari sisi persaingannya tahun ini jauh lebih ketat daripada tahun-tahun sebelumnya, khususnya di kelas prestasi Men Junior, Women Elite, dan Men Elite,” ujar Munif.
Perwakilan 76Rider, Agnes C. Wuisan, menilai status BIG Downhill sebagai ajang berlabel Class 1 dari Union Cycliste Internationale (UCI) turut memperkuat perannya dalam perkembangan downhill nasional. Selain persaingan olahraga, karakter kawasan Ijen Geopark dan kemasan sportainment menjadi daya tarik tambahan bagi peserta maupun penonton.
Hasil 5 Besar Final Run Men EliteAgung Prio Apriliano – Astrindo Racing Team – 3 menit 18,249 detikPahraz Salman Alparisi – Underdog PSA – 3 menit 20,414 detikYosi Saputro – Yeti Tribe Indonesia Racing Team – 3 menit 22,120 detikPandu Satrio Perkasa – Sego Anget Racing Team – 3 menit 25,590 detikMohammad Abdul Hakim – 76Rider Downhill Squad – 3 menit 27,653 detik
Hasil 5 Besar Final Run Women EliteNilna Murni Ningtyas – Spartan Racing Team – 3 menit 48,214 detikMilatul Khaqimah – Nukeproof Axxes Racing Team – 3 menit 49,567 detikAyu Tria Andriana – Alaska Squad – 3 menit 53,159 detikTsuraya Azwa Pambudi – Yeti Tribe Indonesia Racing Team – 3 menit 56,382 detikNining Porwaningsih – Anindya Racing Team – 3 menit 57,495 detik









