Tinjau Huntap hingga Infrastruktur Bencana, Kunker Gibran Dinilai Tepat
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Sumatera Utara untuk meninjau pembangunan hunian tetap (Huntap), pemulihan fasilitas pendidikan, konektivitas, dan pengendalian risiko bencana.
Dalam kunjuangan ke Sibolga, Wapres melihat perkembangan Huntap Aek Parombunan. Sementara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, meninjau sekolah, hunian masyarakat, Sabo Dam Hutanabolon, serta Jembatan Garoga, pada Jumat (4/9/2026).
Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Wahyu Ario Pratomo menilai kunjungan pejabat pusat pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi bencana mempunyai fungsi penting karena persoalan yang dihadapi daerah sudah lebih kompleks dibanding saat masa tanggap darurat.
Baca juga: Wapres Kunjungi Korban Gempa NTT, Frits Fanggidae: Pemerintah Memang Harus Hadir
“Pejabat pusat seharusnya berfungsi sebagai pemecah hambatan lintas kewenangan dan memastikan keputusan pemerintah dapat dieksekusi lebih cepat,” kata Wahyu dikutip Senin (7/9/2026).Dalam konteks kunjungan ke Sumatera Utara, Wahyu melihat Wapres dapat memainkan peran untuk mempertemukan persoalan di daerah dengan kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan menyelesaikannya.
Lihat video: Melihat Kampung Mati di Sumut Pascabencana Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Masih Berserakan
Ia juga menilai arahan Wapres agar pemerintah daerah turun langsung, mengidentifikasi persoalan, dan memastikan setiap masalah memiliki penanggung jawab serta target penyelesaian merupakan hal yang penting.“Jadi nilai sebuah kunjungan pejabat pusat sebenarnya bukan pada siapa yang datang, tetapi pada berapa banyak hambatan pemulihan yang dapat diselesaikan setelah kunjungan tersebut,” imbuhnya.
Menurut Wahyu, tantangan berikutnya adalah memastikan temuan selama kunjungan Wapres benar-benar masuk ke mekanisme tindak lanjut dan tidak berhenti sebagai agenda peninjauan.









