Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, KPK Tak Boleh Berhenti di Lapisan Paling Bawah

Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, KPK Tak Boleh Berhenti di Lapisan Paling Bawah

Nasional | sindonews | Minggu, 20 September 2026 - 15:46
share

Padel Indonesia akan mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Tiga atlet Padel Pro Academy ambil bagian dalam sejarah tersebut.

Ketiga atlet tersebut adalah Giorgio Soemarno, Armando Soemarno, dan Valentinus Dyas. Ketiganya menjadi bagian dari delapan atlet yang diutus Indonesia untuk berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Technical and Methodology Director Padel Pro Academy Indonesia, David Garrido, menjelaskan pembinaan atlet di akademi dilakukan dengan sistem yang terstruktur sejak usia muda. Menurutnya, metodologi tersebut diterapkan untuk membantu para pemain berkembang sesuai rencana dan mencapai kemampuan terbaik.

"Pada dasarnya, yang kami coba lakukan di akademi ini adalah menerapkan metodologi yang sudah terbukti. Kami mendukung siswa dan komunitas di Indonesia, khususnya Jakarta, untuk memiliki rencana yang tepat dan sistem terstruktur agar mereka bisa berkembang serta mencapai versi terbaik dari diri mereka sendiri," ujar David Garrido di Padel Pro Signature Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Pembinaan di Padel Pro Academy Indonesia tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis para pemain. Aspek taktik dan mental bertanding juga menjadi bagian dari proses pengembangan atlet agar memiliki fondasi untuk bersaing di level yang lebih tinggi.Perkembangan olahraga padel di Indonesia juga diikuti dengan hadirnya sejumlah akademi dan pusat pelatihan internasional. David menilai kondisi tersebut menjadi bagian dari persaingan sekaligus kesempatan bagi Padel Pro Academy Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

"Kami bersaing dengan raksasa besar seperti Gustavo Prato, Diagonal Academy, M3, serta kedatangan Pablo Aymar. Dibandingkan mereka, kami terhitung kecil, tetapi kami belajar dari mereka," kata David.

Padel Pro Academy Indonesia memiliki pendekatan tersendiri dalam menjalankan program pembinaan para atletnya. Akademi tersebut berupaya menghadirkan pelatih berkualitas untuk bekerja dalam sistem pembinaan yang diterapkan secara intensif.

"Hal berbeda yang kami tawarkan adalah membawa pelatih-pelatih papan atas yang bekerja di bawah sistem kami untuk mengawal perkembangan dan pertumbuhan para pemain secara intensif," lanjutnya.

Kontribusi Padel Pro Academy Indonesia terlihat dari tiga atlet yang masuk dalam skuad senior Timnas Padel Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Giorgio Soemarno menjadi salah satu pemain yang akan menjalani debut bersama tim nasional pada ajang tersebut."Untuk tim senior yang akan berangkat ke Asian Games, kami memiliki tiga pemain nasional yaitu saya sendiri, Armando, dan Dyas," ujar Giorgio.

Selain menyumbang pemain untuk tim senior, Padel Pro Academy Indonesia juga terlibat dalam proses pembentukan Timnas Padel Indonesia kelompok umur. Sebanyak enam pemain akademi saat ini tengah mengikuti proses seleksi tim nasional junior.

Para pemain tersebut juga berada di jajaran lima besar nasional untuk kategori U-16 dan U-18. Kondisi tersebut menjadi bagian dari jalur pembinaan berjenjang yang disiapkan untuk mengembangkan atlet dari kelompok usia muda menuju level senior.

Keikutsertaan padel dalam Asian Games 2026 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengukur perkembangan olahraga tersebut di level internasional. Timnas Padel Indonesia kini bersiap menjalani debut sekaligus membawa hasil pembinaan atlet dalam negeri ke pentas Asia.

Pelepasan kontingen Timnas Padel Indonesia berlangsung di Padel Pro Signature, Pondok Indah Mall 5, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/9/2026). Cabang olahraga padel akan dipertandingkan di Asian Games mulai 28 September sampai 3 Oktober 2026.

Topik Menarik