IHSG Naik 1,82 dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Tercuan dan Terboncos
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 1,82 sepanjang perdagangan 31 Agustus-4 September 2026 ke level 6.636 dari posisi 6.518 pada pekan sebelumnya. Penguatan IHSG tersebut diikuti peningkatan sejumlah indikator aktivitas perdagangan, sementara saham PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) menjadi pencetak kenaikan tertinggi dan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) mengalami penurunan terdalam.
"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 1,82 sehingga ditutup pada level 6.636,475 dari level 6.518,121 pada pekan sebelumnya," kata P.H. Sekretaris Perusahaan BEI Aulia Noviana Utami Putri dalam keterangan resmi Sabtu (5/8/2026).
Baca Juga:IHSG Terperosok ke Zona Merah, Turun 0,47 ke 6.636 Hari Ini
Peningkatan aktivitas perdagangan tercermin dari rata-rata volume transaksi harian yang melonjak 35,9 menjadi 48,99 miliar saham dari 36,05 miliar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 25,75 menjadi Rp19,22 triliun, sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian naik 10,93 menjadi 2,39 juta transaksi.
Sejalan dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar BEI tumbuh 1,47 menjadi Rp11.599 triliun. Namun, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp29,76 miliar sepanjang pekan tersebut sehingga secara kumulatif sejak awal 2026 nilai jual bersih investor asing mencapai Rp68,05 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, NATO menjadi emiten dengan kenaikan tertinggi sepanjang pekan dengan melesat 84,67 ke Rp1.265 per saham. Posisi berikutnya ditempati PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang menguat 72,36 menjadi Rp3.430, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) naik 68,09 menjadi Rp1.185, dan PT Pakuan Tbk (UANG) meningkat 61,04 menjadi Rp4.010.
Saham lain yang masuk jajaran 10 besar top gainers yakni PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) naik 56,18 menjadi Rp1.390, PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) menguat 53,73 menjadi Rp103, PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) tumbuh 51,61 menjadi Rp376, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 50,65 menjadi Rp14.500, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) meningkat 50,59 menjadi Rp12.725, serta PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) menguat 43,24 menjadi Rp106.
Di sisi lain, RGAS menjadi saham dengan penurunan terdalam atau top losers sepanjang pekan dengan anjlok 38,14 dari Rp194 menjadi Rp120 per saham. Penurunan berikutnya dicatatkan PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) sebesar 26,06 menjadi Rp244, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) turun 21,30 menjadi Rp170, dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) melemah 21,26 menjadi Rp137.
Baca Juga:Deretan Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Big Caps Tekan IHSG
Selanjutnya, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) terkoreksi 15,65 menjadi Rp248, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) turun 11,67 menjadi Rp318, PT Ekadharma International Tbk (EKAD) melemah 10,53 menjadi Rp374, PT Vktr Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun 10,36 menjadi Rp865, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) terkoreksi 10 menjadi Rp216, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) turun 9,72 menjadi Rp260.
Sementara itu, BEI terus memperkuat ekosistem pasar modal melalui sejumlah agenda, termasuk penandatanganan nota kesepahaman dengan AlpacaDB, Inc. pada 1 September 2026 untuk menjajaki konektivitas pasar modal lintas negara melalui mekanisme Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN). BEI juga memperluas pipeline calon emiten melalui Workshop Go Public bersama Kementerian UMKM dan BRI di Bandung serta memperkuat edukasi pasar modal melalui Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Ternate, Maluku Utara.









