Hanta Poltracking: Approval Pemerintah Bisa Pulih, 5 Agenda Ini Harus Segera Dilakukan
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menilai tingkat kepuasan (approval rating) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat kembali meningkat. Dengan syarat pemerintah wajib segera mengeksekusi rekomendasi 5 agenda strategis ini
"Selisih antara trust 63,2 dan approval 55,1 adalah ruang bagi pemerintah untuk melakukan recovery, dan ini sangat sangat mungkin. Pemerintah tidak mengalami krisis kepercayaan, yang terjadi adalah alarm waspada potensi krisis kepuasan," kata Hanta Yuda pada rilis Survei Nasional 'Membaca Tren Kepuasan Publik Pemerintahan Prabowo-Gibran', Senin (31/8/2026).
Kendati terdapat catatan evaluasi dari publik, respons masyarakat sejatinya masih tergolong positif pada sejumlah sektor fundamental. Kinerja pemerintah di bidang Pendidikan, Sosial Budaya, Kesehatan, hingga Pertahanan dan Keamanan sukses mencatatkan angka yang impresif, di mana seluruhnya berhasil menembus tingkat kepuasan di atas 60 persen.
Baca juga: Analisis Poltracking: 5 Faktor Pemicu Penurunan Tingkat Kepuasan Prabowo-Gibran
Untuk menjembatani selisih kepuasan tersebut dan memacu capaian positif, ada langkah konkret yang wajib ditempuh. Hanta yuda menyebut agenda kebijakan ini perlu dijalankan untuk mengembalikan rapor biru kinerja pemerintah Prabowo-Gibran. "Pemerintah harus segera menjalankan 5 agenda untuk mengembalikan approval rating," jelas Hanta.Agenda awal memfokuskan pada perlindungan daya beli masyarakat dan penciptaan lapangan pekerjaan secara massif. Termasuk penguatan jaring pengaman sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) guna mengamankan kelompok rentan.
Lebih lanjut, agenda lainnya mencakup kalibrasi dan penajaman program-program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar manfaat kesejahteraannya tepat sasaran. Pemerintah juga dituntut memiliki komitmen tegas dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi demi menjaga muruah peradilan.
Selain itu, harmonisasi relasi Presiden dan Wakil Presiden pelru dijaga. Tentu diiringi iklim checks and balances bersama oposisi proporsional di parlemen menjadi syarat mutlak ekosistem demokrasi yang sehat.
Secara keseluruhan, landasan legitimasi duet Prabowo-Gibran terbukti masih sangat kokoh di mata rakyat. Berbekal modal kepercayaan 63,2 persen serta kesediaan untuk tancap gas mengimplementasikan kelima agenda penyempurnaan tersebut, langkah pemerintah untuk mewujudkan visi kesejahteraan bangsa diyakini akan berjalan semakin mulus.










