Kemenimipas Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT Rp1,8 Miliar
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melaksanakan aksi kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan yang diselenggarakan berupa penggalangan dana yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1,8 miliar.
Penggalangan dana tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Semarak HUT ke-81 RI yang dipusatkan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas), Tangerang, Banten, Jumat (28/8/2026). Bantuan akan disalurkan langsung oleh jajaran Kemenimipas ke lokasi terdampak gempa NTT.
Baca juga: Sekolah Kedinasan Poltekimipas Buka 405 Formasi, Berikut Persyaratan Lengkapnya
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus bentuk nyata kepedulian kepada sesama.
"Bantuan sosial untuk saudara-saudara kita dan masyarakat sekitar di NTT terkumpul sebesar Rp1,8 miliar dari keluarga besar Kemenimipas. Nanti akan kami kirim, Pak Dirjen dan Pak Irjen akan berangkat ke sana," ujar Agus Andrianto.Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan berbagai perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas.
Baca juga: Budi Arie Ungkap Insting Pemilu 2029 Dipercepat, PDIP: Tindakan Anti-Demokrasi
"Kegiatan ini merupakan bentuk ungkapan syukur dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pada saat yang sama kita juga melakukan penggalangan dana untuk membantu keluarga kita yang terdampak bencana," katanya.
Sebelum rangkaian perlombaan dimulai, keluarga besar Kemenimipas juga memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan menggelar tausiah, pemberian santunan kepada anak yatim piatu dari Yayasan Darul Ilmi Alfikri, serta bantuan sosial kepada PPNPN Poltek Imipas yang diserahkan oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenimipas.
Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Kemenimipas dalam memperkuat budaya organisasi yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
Aksi kemanusiaan ini juga sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya dalam memperkuat kepedulian sosial, solidaritas antarpegawai, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan budaya kerja Kemenimipas.










