770 Pendidik Ikuti MNAE 2026, 20 Guru dan Kepala Sekolah Raih Penghargaan

770 Pendidik Ikuti MNAE 2026, 20 Guru dan Kepala Sekolah Raih Penghargaan

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:38
share

Sebanyak 770 pendidik dari 679 sekolah di 228 kota di Indonesia mengikuti Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026, ajang apresiasi yang memberikan penghargaan kepada pendidik atas kepemimpinan, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.

Setelah melalui rangkaian seleksi dan penjurian, sebanyak 20 pendidik terpilih sebagai penerima penghargaan dari tiga kategori MNAE 2026.

Ketiga kategori tersebut meliputi Mentari Leadership Awards bagi kepala sekolah visioner, Mentari Changemaker Awards bagi guru inovatif, serta Mentari Educreator Awards bagi guru yang memberikan dampak melalui pemanfaatan platform digital dalam bidang pendidikan.

Baca juga: Gempa NTT, Kemendikdasmen Hadirkan Layanan Psikososial untuk Murid

Para penerima penghargaan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Purwakarta, Medan, Riau, hingga Labuan Bajo.Executive Director of Mentari Group, Natalina Rimba, mengatakan bahwa perkembangan teknologi dan artificial intelligence (AI) turut mengubah kebutuhan dunia pendidikan. Kondisi tersebut mendorong pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi dan beradaptasi agar dapat menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik.

“Pendidikan saat ini tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, Mentari Group berkomitmen untuk terus mendukung pendidik melalui inovasi, kolaborasi, dan berbagai program pengembangan agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pendidikan Indonesia,” ujar Natalina Rimba, melalui siaran pers, Kamis (27/8/2026).

Dukungan terhadap pengembangan profesional menjadi bagian dari MNAE 2026. Selain memperoleh plakat, sertifikat, dan total hadiah uang tunai senilai Rp60 juta, 20 penerima penghargaan akan mendapatkan kesempatan mengikuti program peningkatan kompetensi selama satu tahun melalui Mentari Teachers Academy (MTA).

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: dari Triguna hingga TKIP-SDIP Pamulang

Para awardee juga berkesempatan memperoleh beasiswa S2 Manajemen Pendidikan dari Mentari Group melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia, Malang, dengan total nilai beasiswa mencapai Rp100 juta. Dukungan tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi para pendidik terpilih untuk terus mengembangkan kompetensi serta memperluas dampak praktik baik yang telah mereka lakukan di lingkungan pendidikan.

Pakar Pendidikan, Itje Chodidjah, menilai bahwa transformasi pendidikan pada dasarnya berawal dari kualitas pendidik yang berada di ruang kelas. Menurutnya, apresiasi terhadap pendidik dapat menjadi bagian dari dukungan untuk mendorong inovasi dan kolaborasi di lingkungan pendidikan.

“Transformasi pendidikan pada akhirnya berawal dari pendidik yang hadir dan bekerja di ruang kelas. Mereka memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan generasi masa depan. Karena itu, apresiasi menjadi penting bukan sekadar sebagai penghargaan, tetapi sebagai bentuk dukungan agar para pendidik terus berkembang, berinovasi, dan saling menginspirasi,” ujar Itje Chodidjah.

Sementara itu, Educreator dan Praktisi Pendidikan, Galih Sulistyaningra, mengatakan perkembangan teknologi telah memperluas ruang bagi pendidik untuk berbagi pengetahuan dan memberikan dampak di luar ruang kelas. Menurutnya, pemanfaatan platform digital memberikan peluang bagi guru untuk berperan sebagai educreator serta menjangkau audiens yang lebih luas.

“Di era digital, ruang belajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Setiap pendidik memiliki peluang untuk menjadi educreator, berbagi pengetahuan, dan menginspirasi lebih banyak orang melalui teknologi. Yang penting adalah keberanian untuk berinovasi, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk berbagi praktik baik,” ujar Galih Sulistyaningra.Pembahasan mengenai perubahan peran pendidik tersebut menjadi bagian dari media gathering “Celebrating Educators, Inspiring Change” yang diselenggarakan Mentari Group di Sotis Residence, Pejompongan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Melalui diskusi bersama pakar dan praktisi pendidikan, kegiatan tersebut membahas peran pendidik sebagai inovator, pemimpin, dan educreator dalam menghadapi perubahan kebutuhan pendidikan serta perkembangan teknologi.

Head of Marketing Communication Mentari Group, Bunga Mega, mengatakan MNAE 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi, inovasi, dan kontribusi para pendidik dalam memajukan pendidikan Indonesia.

“MNAE 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan apresiasi, tetapi juga untuk mengangkat dan membagikan praktik baik para pendidik. Kami berharap apresiasi ini dapat mendorong semakin banyak pendidik untuk terus berinovasi dan menginspirasi ekosistem pendidikan di Indonesia,” ujar Bunga Mega.

Topik Menarik