Update, Jumlah Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 105 Orang

Update, Jumlah Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 105 Orang

Nasional | sindonews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:21
share

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan perkembangan terkini terkait dampak bencana gempa bumi M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban meninggal dunia sebanyak 105 orang.

"Untuk dampak Bapak Presiden kami laporkan, untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa Bapak Presiden, luka-luka 1.678," kata Kepala BNPB saat memberikan laporan dalam rapat penanganan bencana gempa bersama Presiden Prabowo Subianto di Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

Suharyanto melanjutkan, jumlah pengungsi sebanyak 179.037 orang. Selain memberikan laporan terkait korban, Kepala BNPB juga melaporkan bahwa sebanyak 81.436 rumah warga rusak akibat gempa.

Baca Juga: Tiba di NTT, Prabowo Gelar Rapat Bahas Penanganan Gempa

Menurutnya, gempa bumi turut menimbulkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas publik. "Fasilitas umum yang lain sekolah, masjid, kemudian juga ada kantor pemerintah, alhamdulillah untuk jembatan-jembatan tidak ada yang rusak parah, hanya ada beberapa yang longsor ini jumlahnya 1.951 unit," ujarnya.Diberitakan sebelumnya,Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026) siang ini. Kehadiran Kepala Negara dalam rangka melihat secara langsung serta memastikan penanganan bencana gempa bumi berjalan dengan baik.

Setibanya di NTT, Prabowo langsung menuju Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo, NTT. Presiden terlebih dahulu menggelar rapat secara terbatas guna mendengar laporan penanganan bencana gempa bumi.

Rapat dibuka Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Kemudian, untuk mengawali laporan awal, Seskab meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan laporan.

Topik Menarik