Lupa Matikan Tungku Kompor, 3 Rumah di Grobogan Hangus Dilalap Api
GROBOGAN, iNews.id - Kebakaran terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu (26/8/2026) pagi. Api menghanguskan tiga rumah warga.
Sumber api diduga berasal dari tungku dapur yang lupa dimatikan dan kemudian menyambar jerami kering. Tiga rumah yang terbakar masing-masing milik M. Kasan (76), Muhadi (47), dan Budi Prayitno (42). Ketiganya berada berdekatan di jalan desa setempat.
Kebakaran diketahui pukul 06.30 WIB. Saat itu, Muhadi yang berada di dalam rumah mendengar suara mencurigakan dari arah rumah M. Kasan yang berada di sebelahnya.
Setelah keluar untuk memeriksa, Muhadi melihat bagian belakang hingga tengah rumah M. Kasan, terutama area dapur, sudah dilalap api. Dia kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar berdatangan.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api cepat membesar karena bangunan rumah banyak menggunakan material kayu dan di sekitar lokasi terdapat tumpukan jerami kering.
Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat ke rumah Muhadi dan Budi Prayitno. Kedua rumah tersebut juga sebagian besar memiliki konstruksi berbahan kayu sehingga api mudah menjalar.
Warga kemudian melaporkan kebakaran kepada Polsek Wirosari. Laporan tersebut diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.
Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.00 WIB.
Kapolsek Wirosari AKP Saptono Widyo mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp120 juta.
Berdasarkan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga sumber api berasal dari tungku di rumah M. Kasan yang lupa dimatikan.
"Pastikan tungku, kompor, dan sumber api lainnya benar-benar sudah dimatikan sebelum ditinggalkan. Jangan menempatkan bahan yang mudah terbakar seperti jerami atau kayu terlalu dekat dengan sumber api untuk mengantisipasi kebakaran," pesan AKP Sapto dikutip dari iNews Muria.
Api kemudian menyambar jerami kering yang berada di dekat tungku dan biasa digunakan sebagai pakan ternak. Kobaran api membesar hingga akhirnya merembet dan membakar dua rumah warga lainnya.
Kapolsek Wirosari AKP Sapto mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi masih menyala serta menjauhkan benda yang mudah terbakar dari tungku atau kompor.









