Anggaran Pertahanan RI Naik Jadi Rp329,5 Triliun, Buat Apa?
Pemerintah menyiapkan anggaran fungsi pertahanan sebesar Rp329,5 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Anggaran tersebut meningkat sekitar Rp30,4 triliun atau 10,1 dibandingkan outlook anggaran fungsi pertahanan pada 2026 sebesar Rp299,1 triliun.
"Anggaran Fungsi Pertahanan dalam RAPBN tahun anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp329,5 triliun," demikian dikutip dari Buku II Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga:RAPBN 2027: Subsidi Energi Naik Jadi Rp272,9 Triliun, ICP Diasumsikan USD75 per Barel
Pemerintah menjelaskan anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah keluaran strategis, antara lain pengadaan dan pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta nonalutsista. Anggaran juga digunakan untuk pembangunan dan pengadaan sarana serta prasarana pertahanan.
Selain itu, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penelitian dan pengembangan industri pertahanan, penguatan komponen cadangan dan komponen pendukung, serta penyelenggaraan operasi pertahanan. Kebijakan tersebut disiapkan untuk merespons dinamika geopolitik global dan mengantisipasi ancaman keamanan yang semakin kompleks.
Kebijakan fungsi pertahanan pada 2027 juga diarahkan untuk melanjutkan pembangunan postur pertahanan nasional. Prioritasnya mencakup modernisasi dan pemeliharaan alutsista, nonalutsista, serta sarana dan prasarana pertahanan.Pemerintah juga mendorong pembangunan industri pertahanan yang sehat, maju, mandiri, dan berdaya saing. Di samping itu, penguatan kemampuan teritorial, pertahanan siber, persandian, serta sistem sinyal menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan negara di era digital.Baca Juga:Terungkap Dasar Pemerintah Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 6 di 2027
Anggaran fungsi pertahanan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan dan Lembaga Ketahanan Nasional. Berdasarkan data pemerintah, realisasi anggaran fungsi pertahanan meningkat dari Rp150,3 triliun pada 2022 menjadi Rp348,6 triliun pada 2025.
Kenaikan anggaran pada RAPBN 2027 menegaskan upaya pemerintah memperkuat kapasitas pertahanan nasional melalui modernisasi peralatan, pengembangan industri pertahanan, serta peningkatan kesiapan menghadapi tantangan keamanan dan perubahan lingkungan strategis.










