Syarat Masuk Sekolah Kedinasan STMKG 2026, Pendaftaran Dibuka Besok!

Syarat Masuk Sekolah Kedinasan STMKG 2026, Pendaftaran Dibuka Besok!

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 17 Agustus 2026 - 18:26
share

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 akan segera dibuka. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebagai salah satu sekolah kedinasan juga akan membuka Seleksi Penerimaan Taruna/Taruni Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027.

Pada tahun ini, STMKG menyediakan 130 formasi untuk jenjang Sarjana Terapan (D4). Formasi yang dibuka terdiri atas Program Studi Meteorologi sebanyak 50 formasi, Instrumentasi-MKG 30 formasi, Geofisika 25 formasi, dan Klimatologi 25 formasi.

Baca juga: Sekolah Kedinasan 2026 Buka 4.770 Formasi, Cek Kuota PKN STAN, IPDN, hingga STIN

Dikutip dari Buku Pedoman Penerimaan Taruna Baru Program Sarjana Terapan Sekolah Tinggi, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, penerimaan taruna baru STMKG 2026 dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi maka biaya pendidikannya selama kuliah di STMKG akan ditanggung penuh oleh negara.Pendaftaran STMKG 2026 dibuka mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Calon peserta wajib melakukan pendaftaran secara online melalui laman Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Sekolah Kedinasan dan laman Sistem Penerimaan Taruna Baru STMKG (Sistem PTB STMKG).

Baca juga: Persyaratan Masuk Sekolah Kedinasan IPDN 2026, Cek Ketentuan Tinggi Badan hingga Nilai Rapor

Bagi calon pendaftar yang ingin mengikuti seleksi, terdapat sejumlah persyaratan umum dan akademik yang harus dipenuhi.

Persyaratan Umum STMKG 2026

Berikut persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon taruna dan taruni STMKG 2026:

1. Warga Negara Indonesia (WNI), pria atau wanita.

2. Sehat jasmani dan rohani.3. Tidak buta warna.

4. Dapat menggunakan kacamata dengan lensa sferis maksimal minus 4 dioptri dan lensa silindris maksimal minus 2 dioptri.

4. Bersedia menjalani tindakan LASIK dengan biaya sendiri apabila dinyatakan lulus seleksi dan diperlukan.

5. Berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 November 2026.

6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.7. Bebas narkoba yang dibuktikan melalui tes kesehatan.

8. Tidak sedang terikat dinas dengan instansi lain.

9. Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita dengan berat badan proporsional.

10. Bersedia bekerja di BMKG setelah lulus pendidikan dan siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Syarat Tambahan Jalur Afirmasi STMKG 2026

Khusus peserta afirmasi, terdapat persyaratan tambahan sebagai berikut:

1. Memiliki akta kelahiran atau domisili sesuai KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, atau Maluku.2. Telah menyelesaikan pendidikan SD, SMP, atau SMA/sederajat di salah satu provinsi yang termasuk dalam wilayah afirmasi tersebut.

3. Bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP), wajib melampirkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

Persyaratan Akademik STMKG 2026

Selain persyaratan umum, peserta juga harus memenuhi syarat akademik berikut:

1. Lulus atau akan lulus SMA, MA, SMK, atau sederajat dari semua jurusan.

2. Peserta lulusan tahun 2026 yang ijazahnya belum terbit dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) atau Surat Keterangan Aktif di Kelas XII.

Dengan dibukanya pendaftaran STMKG 2026, lulusan SMA/SMK sederajat yang bercita-cita berkarier di bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, maupun instrumentasi kebumian dapat memanfaatkan kesempatan ini.

Topik Menarik