Cek Efektivitas Bright Panel di Sekolah, Purbaya Siapkan Dukungan Anggaran
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai penggunaan papan edukasi digital atau Interactive Flat Panel (IFP) panel untuk di sekolah merupakan program yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran. Hal tersebut disampaikan setelah dirinya meninjau secara langsung penggunaan bright panel di sejumlah sekolah di Jakarta.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Menkeu mengaku memperoleh informasi mengenai efektivitas bright panel, namun ingin memastikan manfaatnya melalui pengamatan langsung di ruang kelas.
"Saya tadi ingin melihat bagaimana pemakaian papan edukasi digital atau bright panel program Bapak Presiden Prabowo di sekolah-sekolah. Saya selama ini hanya dengar bagus atau tidak, saya tidak tahu. Saya ingin melihat sebetulnya seperti apa, sehingga kalau saya mengeluarkan anggaran tidak sayang-sayang amat," ujar Purbaya dalam keterangannya, Rabu (12/6/2026).
Baca Juga:Purbaya Sambut Positif Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI: Saya Cukup Dekat
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Dalam kunjungan tersebut, Menkeu mengikuti proses pembelajaran secara langsung di kelas selama sekitar setengah jam. Berdasarkan pengamatannya, penggunaan teknologi pembelajaran digital tersebut mampu membantu guru menyampaikan materi pelajaran yang relatif sulit dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh peserta didik."Ternyata saya saksikan tadi, saya ikuti kelasnya, duduk setengah jam di dua kelas. Itu amat efektif, membuat mata pelajaran yang sulit bisa diajarkan dengan relatif mudah kepada murid-muridnya," kata Menkeu.
Menkeu menyampaikan bahwa manfaat tersebut terlihat baik pada jenjang pendidikan menengah pertama maupun menengah atas. Penggunaan bright panel, menurutnya, dapat mempermudah peserta didik dalam menyerap pengetahuan baru karena materi pembelajaran dapat disampaikan secara lebih menarik dan interaktif. "Jadi saya pikir program ini amat baik, bisa mempermudah penyerapan pengetahuan baru kepada murid-murid. Dan saya pikir harus diteruskan dan diperluas," tutur Menkeu.
Menurut dia, pengembangan program tersebut dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan anggaran dan rencana pemerintah. Pemerintah menargetkan perluasan penggunaan bright panel ke lebih banyak sekolah dan kelas pada tahun-tahun mendatang.Menkeu juga menilai bahwa cakupan program ke depan idealnya dapat diperluas sehingga setiap kelas secara bertahap memperoleh fasilitas pembelajaran digital tersebut. Dengan demikian, manfaat teknologi pembelajaran dapat dirasakan secara lebih merata oleh peserta didik. "Cuma kalau saya pikir masih kurang. Idealnya ada satu kelas, satu, secara bertahap nanti ke depan. Jadi program ini amat baik dan patut dilanjutkan," ujar Menkeu.
Siapkan Dukungan Anggaran
Dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, Kementerian Keuangan berperan dalam menyediakan dukungan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan rencana pemerintah. "Kita kan hanya dukung anggaran, dan kita sediakan anggaran yang cukup sesuai dengan permintaan, sesuai dengan rencana Pak Presiden," jelas Menkeu.Baca Juga:Respons Santai Bahlil dan Purbaya Soal Isu Reshuffle Menteri
Ia menyampaikan, perluasan program akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun mendatang, pemerintah merencanakan penambahan cakupan penggunaan bright panel, yang selanjutnya dapat diperluas pada tahun-tahun berikutnya sesuai dengan kebutuhan dan evaluasi pelaksanaan program.
Menkeu juga mendorong agar pemerintah dapat menentukan sekolah-sekolah yang menjadi prioritas sehingga pemanfaatan fasilitas tersebut dapat dilakukan secara optimal. Selanjutnya, cakupan dapat diperluas hingga seluruh kelas di sekolah-sekolah penerima. "Yang jelas ini adalah program yang amat baik. Saya saksikan sendiri proses pengajaran di kelas, dan untuk saya jadi amat menarik dan mudah ditangkap," pungkas Purbaya.









