Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Konser Jon Bon Jovi di Madison Square Garden, New York, pada Kamis (24/7), harus berakhir lebih cepat dari jadwal. Sang legenda rock terpaksa menghentikan penampilannya karena mengalami gangguan kesehatan saat berada di atas panggung.
Malam itu merupakan pertunjukan kedelapan dari total sembilan konser residensi Bon Jovi di Madison Square Garden dalam rangkaian Forever Tour. Namun, usai membawakan lagu legendaris Livin' on a Prayer, Jon Bon Jovi mengaku tidak lagi mampu memberikan penampilan terbaiknya.
"Maaf, saya sedang tidak dalam kondisi baik dan kalian tidak akan mendapatkan penampilan terbaik dari saya," ujar Bon Jovi kepada para penggemar, seperti dikutip Page Six.
Baca Juga : Jon Bon Jovi Dikabarkan Meninggal Dunia, Penggemar GegerPelantun It's My Life itu juga meminta para penggemar untuk tidak membuang tiket konser mereka karena berjanji akan mencari cara agar pertunjukan tersebut bisa dijadwalkan ulang.
"Jangan buang tiket kalian. Kami akan mencari solusinya. Simpan saja, nanti kami akan menjadwalkan ulang," katanya.Sebelum meninggalkan panggung, Bon Jovi sempat menenangkan para penggemar.
"Tapi malam ini saya harus beristirahat. Saya merasa akan baik-baik saja," ucapnya.
Pihak perwakilan Bon Jovi kemudian menjelaskan bahwa konser yang berlangsung sekitar 90 menit itu harus diakhiri lebih awal karena sang musisi tengah berjuang melawan infeksi sinus.
Baca Juga : Profil dan Biodata Jon Bon Jovi, Bintang Rock Legendaris Selamatkan Gadis yang Hendak Bunuh Diri
"Jon Bon Jovi memberi tahu penonton dari atas panggung bahwa ia sedang melawan infeksi sinus, sehingga konser malam ini harus diakhiri lebih cepat," demikian pernyataan resmi yang diterima Page Six.Perwakilan tersebut juga menegaskan bahwa Bon Jovi sangat menikmati bisa kembali tampil di hadapan penggemarnya setelah cukup lama vakum dari tur. Mereka memastikan informasi mengenai jadwal pengganti akan diumumkan dalam waktu dekat.
Di media sosial, banyak penggemar menyampaikan dukungan dan doa untuk kesembuhan sang musisi.
"Saya yakin hatinya hancur karena harus mengakhiri konser lebih awal," tulis seorang penggemar.
Penggemar lain mengaku tetap puas meski konser berakhir lebih cepat.
"Saya datang jauh-jauh dari Inggris untuk menontonnya. Meski konsernya berakhir lebih awal, penampilannya tetap luar biasa," tulisnya.Forever Tour menjadi tur pertama Bon Jovi sejak menjalani operasi pita suara pada 2022. Saat mengumumkan tur tersebut, ia mengaku sangat bahagia akhirnya bisa kembali tampil bersama para personel band dan bertemu para penggemar.
"Rasanya luar biasa bisa kembali berbagi malam bersama para penggemar dan kembali berada di atas panggung bersama band," ujarnya kala itu.
Perjalanan menuju panggung memang tidak mudah. Pada 2024, Bon Jovi bahkan sempat mengungkapkan bahwa dirinya siap pensiun dari dunia konser apabila kualitas suaranya tak lagi seperti dulu pascaoperasi.
"Kalau saya tidak bisa bernyanyi seperti yang seharusnya, maka saya akan berhenti," katanya dalam wawancara dengan The Sunday Times.
Namun, bulan lalu ia memastikan kondisinya telah pulih sepenuhnya. Kepada majalah People, Bon Jovi mengaku proses pemulihannya memang memakan waktu lebih lama dari perkiraan, tetapi hasilnya sesuai harapan."Pemulihannya memang lebih lama dari yang saya bayangkan, tetapi semua itu harus dijalani dengan benar. Kami tidak pernah kehilangan keyakinan," tuturnya.
Musisi yang telah memiliki empat anak itu juga mengaku pengalaman menghadapi masalah kesehatan membuatnya mengubah cara memandang hidup.
"Dulu saya selalu sibuk memikirkan hari esok dan terus bekerja tanpa henti. Pengalaman ini memaksa saya untuk hidup di masa kini dan menghargai setiap hari yang masih saya miliki," pungkas Bon Jovi.










