Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Ketua Umum PDIPMegawati Soekarnoputri mengaku kerap menjadi sasaran pemantauan aparat intelijen. Dia heran dan bertanya-tanya kenapa dirinya harus ikut diawasi.
Bahkan, dia meyakini ada anggota intelijen yang turut hadir dalam pembukaan pameran sejarah dan arsip foto bertajuk Meretas Jalan Demokrasi di Ruang Museum Koleksi, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Terungkap, Ini Wejangan Megawati kepada Dasco
"Saya yakin di sini ada intel atau apa-apa. Betul, hidup saya ini kan diintelin terus. Kayaknya saya iki opo gitu. Tapi, saya tahu, saya diam aja," ujar Megawati, Selasa (21/7/2026).
Megawati kemudian menceritakan pengalamannya saat memergoki seorang anggota intelijen yang sedang mengawasinya di sebuah acara. Orang tersebut berpura-pura membaca koran, tetapi posisi koran yang dipegang justru terbalik sehingga membuatnya curiga."Saya tahu itu ada intel, terus dia bawa koran. Kok benar menurut saya. Dia itu pura-pura baca, tapi terbalik coba," ucap Megawati.
Meski demikian, Presiden ke-5 RI itu mengaku tidak menyimpan kebencian terhadap anggota intelijen tersebut. Mereka hanya menjalankan perintah atasan.
"Jadi sebenarnya orang itu juga masih punya nurani, hanya menuntut perintah, perintah yang menurut saya tidak berperikemanusiaan. Ya akhirnya saya datangi, saya cuma tepok aja, Pak Intel, baik-baiklah nginteli saya. Tapi, Bapak nggak akan menemukan hal-hal yang jelek," tutur Megawati.










