Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomornya Tak Berubah Seumur Hidup

Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomornya Tak Berubah Seumur Hidup

Nasional | okezone | Rabu, 22 Juli 2026 - 18:05
share

JAKARTA - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) akan menerapkan satu jenis paspor nasional berbahan polikarbonat. Selain itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi juga menyiapkan sistem single identity dengan satu nomor paspor yang akan melekat pada setiap warga negara seumur hidup.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kunjungan (media visit) Ditjen Imigrasi ke iNews Tower, Rabu (22/7/2026). Kunjungan itu dipimpin Direktur Jenderal Imigrasi Kemenimipas Hendarsam Marantoko beserta jajaran. Rombongan disambut Wakil Direktur Utama sekaligus Direktur Pemberitaan iNews Media Group, Syafril Nasution beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Hendarsam menjelaskan, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto telah mencanangkan penyederhanaan paspor, baik dari sisi fisik maupun sistem identitas.

"Pak Menteri Agus Andrianto memang sudah mencanangkan untuk nanti kita menyederhanakan paspor. Dari sisi fisik, nantinya hanya akan ada satu jenis paspor berbahan polikarbonat sehingga kualitasnya lebih baik dibandingkan yang ada saat ini," kata Hendarsam.

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga menyiapkan konsep single identity untuk paspor. Dengan sistem tersebut, setiap warga negara hanya memiliki satu nomor paspor yang tidak akan berubah meski melakukan penggantian buku paspor.

"Kemudian kita ada single identity untuk paspor. Artinya setiap orang hanya memiliki satu nomor paspor. Jadi setiap kali berganti buku paspor, nomornya tetap sama dan tidak akan berubah seumur hidup. Ini juga akan memudahkan imigrasi dalam melakukan pendataan," ujarnya.

 

Terkait biaya pembuatan paspor dalam sistem baru tersebut, Hendarsam memastikan hingga saat ini tidak ada rencana kenaikan tarif.

"Sampai sejauh ini tidak ada perubahan mengenai biaya. Memang amanat dari Pak Presiden Prabowo dan juga Pak Menteri Agus adalah paspor merupakan layanan untuk masyarakat. Karena itu kami sangat berhati-hati dalam menetapkan biaya agar tidak memberatkan masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, paspor baru tersebut akan menggunakan bahan polikarbonat yang diproduksi dengan teknologi karya anak bangsa. Selain memiliki kualitas lebih baik, biaya produksinya juga lebih kompetitif.

"Harganya jauh lebih murah, kualitasnya jauh lebih baik. Tentunya melalui proses pengadaan yang transparan, dengan harga paling murah dan kualitas paling bagus, itu yang kami utamakan," ujarnya.

Menurut Hendarsam, semangat yang diusung Ditjen Imigrasi adalah memberikan pelayanan yang semakin mudah kepada masyarakat. Bahkan, pemerintah telah membebaskan biaya pembuatan paspor bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru pertama kali berangkat ke luar negeri.

"Pada prinsipnya kami tidak akan memberatkan masyarakat. Spiritnya memang seperti itu," ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Hendarsam juga menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis Ditjen Imigrasi di era digital.

"Media merupakan mitra Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menyampaikan program-program yang kami jalankan serta amanat yang diberikan Presiden Prabowo. Tentunya dengan jaringan iNews Media Group ini akan sangat membantu kami ke depannya," tuturnya.

Topik Menarik