3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat

3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat

Berita Utama | sindonews | Selasa, 21 Juli 2026 - 06:03
share

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 19 orang.

KPK melakukan OTT di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Operasi senyap itu dilakukan pada Senin (20/7/2026). "Benar (OTT di NTB)," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dimintai konfirmasi.

Fitroh menambahkan, dalam operasi itu KPK turut menjaring Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Bupati telah tiba di Gedung KPK, Jakarta pada Senin malam. Saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media, Zaini diam. Zaini kemudian langsung diantar menuju ruang pemeriksaan oleh penyidik.

Berikut ini tiga fakta yang sejauh ini telah diungkap KPK terkait OTT tersebut:

1. Diamankan di Rumah Dinas

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini ditangkap di rumah dinasnya. "Hal yang pasti, Bupati diamankan pagi hari di rumah dinas yang bersangkutan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/7/2026).

2. 19 Orang Diamankan, 7 Dibawa ke Jakarta

KPK menangkap sebanyak 19 orang dalam OTT Tersebut. Tujuh di antaranya langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Lombok Barat"Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang yang kemudian 7 di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Budi Prasetyo.

Menurut Budi, pihak-pihak yang dibawa ada juga yang merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ada juga pihak swasta.

3. KPK Amankan Uang Ratusan Juta dan Dokumen

Dalam operasi senyap itu, KPK juga menyita uang tunai. "Barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini," kata Budi.

Budi belum menjelaskan detail berapa jumlah uang yang disita. "Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah."

Kasus yang menjerat Lalu Ahmad Zaini berkaitan dengan penerimaan atas proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. "Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," ujar Budi.

Topik Menarik