Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Memilih bibit merupakan langkah awal yang menentukan keberhasilan budi daya durian. Sayangnya, masih banyak calon pekebun yang hanya mempertimbangkan harga tanpa memahami kualitas bibit yang akan ditanam.
Owner AA Kadu Durian, Aryanto, mengatakan kesalahan dalam memilih bibit dapat berdampak pada pertumbuhan tanaman hingga produktivitas saat memasuki masa berbuah. "Bibit adalah investasi jangka panjang. Jika sejak awal kualitasnya kurang baik, potensi pertumbuhan tanaman juga tidak akan maksimal," kata Aryanto, Kamis (16/7/2026). Baca juga:5 Durian Terenak di Dunia, Ada dari Indonesia dengan Aroma Tajam dan Rasa Nikmat
Menurutnya, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah asal-usul bibit. Bibit sebaiknya berasal dari pohon indukan yang telah terbukti menghasilkan buah dengan kualitas baik sehingga karakter varietas dapat dipertahankan.
Selain itu, calon pembeli juga perlu memperhatikan kondisi batang, daun, dan sistem perakaran. Bibit yang sehat umumnya memiliki batang kokoh, daun berwarna hijau segar, serta tidak menunjukkan tanda-tanda serangan hama maupun penyakit.
Aryanto juga menyarankan masyarakat memilih bibit hasil sambung pucuk atau okulasi dari penangkar yang memiliki pengalaman dalam proses pembibitan. Teknik tersebut dinilai mampu mempertahankan sifat unggul dari pohon indukan sekaligus mempercepat masa produktif tanaman dibandingkan bibit yang berasal dari biji. "Jangan tergiur harga murah. Yang lebih penting adalah kualitas bibit dan kredibilitas tempat pembibitan," ujarnya.Selain kualitas bibit, faktor penanganan setelah pembelian juga tidak kalah penting. Bibit sebaiknya segera ditanam atau ditempatkan di lokasi yang mendapatkan sinar matahari cukup dengan penyiraman yang sesuai agar tidak mengalami stres selama masa adaptasi.
Sebagai pusat pembibitan, AA Kadu Durian juga rutin memberikan pendampingan kepada pelanggan terkait teknik penanaman, pemupukan, hingga perawatan awal agar bibit dapat tumbuh optimal. Menurut Aryanto, edukasi menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor hortikultura karena keberhasilan budidaya tidak hanya bergantung pada kualitas bibit, tetapi juga pengetahuan pekebun dalam merawat tanaman. Baca juga:Awal Tahun 2025, Wisatawan Serbu Kawasan Budaya Baduy untuk Berburu Durian
"Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang memahami cara memilih bibit yang benar sehingga kebun yang dibangun dapat memberikan hasil yang maksimal dalam jangka panjang," tutupnya.









