Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
PT Pertamina (Persero) memastikan stok liquefied petroleum gas (LPG) di Surabaya, Jawa Timur, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepastian tersebut disampaikan usai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan meninjau langsung Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Gubah, Surabaya, Sabtu (4/7/2026).
"Presiden Prabowo Subianto telah mengamanatkan dengan sangat jelas bahwa ketahanan energi tidak boleh ditawar. Hari ini, setelah sepekan menyisir wilayah Jatimbalinus, saya pastikan stok LPG untuk masyarakat dan pelaku UMKM di Surabaya aman. Kita wajib menjaga urat nadi ekonomi rakyat ini agar swasembada energi benar-benar dirasakan di tingkat akar rumput," kata Iriawan dalam keterangan pers.
Baca Juga:Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Kunjungan tersebut menjadi penutup rangkaian Management Walkthrough (MWT) jajaran Pertamina yang berlangsung sejak 29 Juni 2026 di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus). Peninjauan dilakukan untuk memastikan keandalan pasokan energi, mulai dari bahan bakar minyak (BBM), avtur, hingga LPG.
Menurut Pertamina, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menjalankan arahan pemerintah terkait penguatan swasembada energi.
SPBE Gubah memiliki peran penting sebagai salah satu penopang distribusi LPG di sektor hilir. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari rantai pasok energi yang melayani kebutuhan rumah tangga, pangkalan LPG, hingga sektor UMKM di Surabaya dan sekitarnya.
Dalam kunjungan itu, Iriawan juga memberikan apresiasi kepada jajaran manajemen dan pekerja Pertamina yang dinilai menjaga operasional distribusi energi tetap berjalan optimal. Manajemen perusahaan menekankan pentingnya disiplin dan pengawasan distribusi untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan di masyarakat.
Baca Juga:Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Komisaris Utama Pertamina didampingi sejumlah pejabat perusahaan, antara lain Direktur Armada Logistik SHD Arif Yunianto, Executive General Manager Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa, Group Head Operation Bimo Sagus Ariyanto, serta Manager Retail Jatimbalinus Daniel.
Dengan berakhirnya agenda Management Walkthrough di Surabaya, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan keandalan infrastruktur energi guna mendukung ketahanan energi nasional dan menjaga stabilitas pasokan bagi masyarakat.










