AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Amerika Serikat belum selesai menikmati perannya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Di tengah berlangsungnya turnamen, Gedung Putih mulai membuka peluang bagi Negeri Paman Sam untuk kembali mengajukan diri sebagai penyelenggara Piala Dunia 2038.
Jika rencana tersebut terwujud, Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya dalam kurun waktu 44 tahun, setelah sebelumnya sukses menggelar edisi 1994 dan menjadi tuan rumah bersama Kanada serta Meksiko pada 2026.
Meski sepak bola di Amerika Serikat masih berada di bawah popularitas American football dan bola basket, pemerintah menilai negara itu memiliki semua modal untuk kembali menggelar ajang sepak bola terbesar di dunia.
Baca Juga:20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Pada Piala Dunia 2026, sebanyak 104 pertandingan digelar di tiga negara tuan rumah. Dari jumlah tersebut, 78 pertandingan berlangsung di Amerika Serikat, termasuk partai final.Sementara itu, FIFA telah menetapkan tuan rumah dua edisi berikutnya. Piala Dunia 2030 akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga pertandingan pembuka dimainkan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bagian dari peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.
Adapun Piala Dunia 2034 akan berlangsung di Arab Saudi, menjadikannya negara Timur Tengah kedua yang menjadi tuan rumah setelah Qatar pada edisi 2022. Meski demikian, peluang Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah pada 2038 dinilai cukup terbuka.
Baca Juga:Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Seorang pejabat Gedung Putih menyebut Amerika Serikat memiliki keuntungan besar karena sebagian besar infrastruktur stadion telah tersedia, sehingga biaya penyelenggaraan jauh lebih rendah dibandingkan negara lain yang harus membangun fasilitas baru. "Kami sudah memiliki stadion-stadion yang dibutuhkan. Dibandingkan banyak negara tuan rumah lain yang harus menghabiskan biaya puluhan miliar dolar untuk membangun infrastruktur, kami hanya perlu mengeluarkan beberapa miliar dolar," ujarnya dikutip dari SPORTBible, Sabtu (27/6/2026).
Ia juga menilai Amerika Serikat siap jika di masa depan FIFA kembali memperbesar format kompetisi. "Jika suatu saat Piala Dunia diperluas menjadi 64 tim, saya yakin Amerika Serikat mampu menyelenggarakannya," lanjutnya.
Meski begitu, pemerintah belum ingin terburu-buru mengajukan pencalonan resmi. "Yang terpenting sekarang adalah memastikan Piala Dunia 2026 berjalan sukses hingga final pada 19 Juli. Setelah itu baru kita bisa berbicara mengenai peluang menjadi tuan rumah pada 2038 atau edisi-edisi berikutnya," katanya.
Ia menambahkan, akan menjadi kebanggaan tersendiri jika Piala Dunia kembali hadir di Amerika Serikat dalam beberapa dekade mendatang. "Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi seseorang yang pertama kali menyaksikan Piala Dunia saat masih berusia delapan tahun pada edisi 1994 selain melihat turnamen ini kembali digelar di Amerika Serikat," tuturnya.










