Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Timnas Prancis harus menjalani laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 tanpa kehadiran pelatih kepala Didier Deschamps. Juru taktik Les Bleus itu meninggalkan tim setelah menerima kabar duka atas wafatnya sang ibu, sehingga tidak berada di bangku cadangan saat Prancis menghadapi Norwegia, Jumat (27/6/2026) WIB.
Absennya Deschamps menjadi momen emosional bagi skuad Prancis yang tengah tampil impresif di turnamen. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) sebenarnya ingin memberikan penghormatan kepada ibunda Deschamps dengan mengenakan ban hitam di lengan para pemain selama pertandingan. Namun, permintaan tersebut tidak mendapat persetujuan dari FIFA.
Baca Juga: Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
FFF juga sempat menginformasikan kepada awak media bahwa akan digelar mengheningkan cipta sebelum kick-off sebagai bentuk penghormatan kepada ibu Deschamps. Akan tetapi, beberapa saat kemudian federasi mengklarifikasi bahwa momen hening itu sebenarnya diselenggarakan FIFA untuk mengenang para korban gempa bumi mematikan di Venezuela, bukan khusus untuk keluarga pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Meski kehilangan sosok pelatih di pinggir lapangan, Prancis tetap tampil luar biasa di bawah arahan asisten pelatih Guy Stéphan. Les Bleus menghancurkan Norwegia dengan skor telak 4-1 sekaligus menyapu bersih tiga pertandingan fase grup.Bintang Prancis, Ousmane Dembélé, menjadi sorotan utama setelah mencetak hattrick yang tercatat sebagai hattrick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Kylian Mbappé juga terus menjaga peluangnya dalam persaingan perebutan Sepatu Emas edisi 2026.
Kemenangan atas Norwegia memastikan Prancis finis sebagai juara Grup I dengan rekor sempurna sembilan poin hasil tiga kemenangan. Les Bleus pun melaju ke babak 32 besar dan akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik di MetLife Stadium, New Jersey, pada Selasa (30/6/2026).
Deschamps sendiri telah menangani tim nasional Prancis sejak 2012. Selama lebih dari satu dekade, ia membawa Les Bleus meraih gelar juara Piala Dunia 2018 dan finis sebagai runner-up pada edisi 2022. Kini, di tengah suasana duka yang dialaminya, Prancis tetap menjaga status sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia 2026.










