Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo

Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo

Ekonomi | sindonews | Jum'at, 26 Juni 2026 - 16:23
share

Pemerintah menunda penerbitan Panda Bond atau surat utang negara berdenominasi yuan China hingga akhir Juli 2026 dari target awal pada akhir Juni atau awal Juli tahun ini. Penundaan dilakukan untuk memberi ruang lebih luas bagi investor global dalam menyerap instrumen tersebut di tengah tingginya likuiditas pasar internasional.

"Akhir Juli baru akan kita keluarkan (Panda Bond). Supaya yang beli makin banyak, jadi kalau besar nanti saya bisa serap sebanyak mungkin," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China

Purbaya mengatakan minat investor asal China terhadap Panda Bond Indonesia cukup tinggi. Sejumlah institusi keuangan besar dari China bahkan disebut telah menyatakan komitmennya untuk ikut berinvestasi dalam penerbitan surat utang tersebut.

Beberapa lembaga yang disebut berminat antara lain dana kekayaan negara China Investment Corporation (CIC) serta Export-Import Bank of China (China EximBank). Selain menjadi investor, sejumlah institusi juga dikabarkan tertarik menjadi penjamin pelaksana emisi atau underwriter dalam penerbitan obligasi tersebut.

"Dia bilang punya uang sekian triliunan dolar, bilang saya ikut, ya sudah. Beberapa minta menjadi underwriter juga supaya mereka bisa issued lebih banyak lagi, saya bilang next time saya akan izinkan," ujar Purbaya.

Baca Juga:Tendang Dolar AS, Indonesia Bakal Terbitkan Panda Bond di China

Menurut dia, mundurnya jadwal penerbitan Panda Bond bersifat taktis dan bukan karena kendala fundamental. Pemerintah memperpanjang masa persiapan setelah banyak investor global baru memperoleh informasi terkait prospek dan mekanisme pemesanan instrumen tersebut. "Karena banyak investor yang baru tahu informasinya. Sehingga diperpanjang," kata Purbaya.

Panda Bond merupakan instrumen surat utang berdenominasi renminbi atau yuan China yang diterbitkan oleh entitas asing dan diperdagangkan di pasar modal domestik China. Pemerintah Indonesia menilai instrumen tersebut dapat menjadi alternatif sumber pembiayaan sekaligus memperluas basis investor global di luar pasar obligasi konvensional.

Topik Menarik