Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Kondisi psikologis Uffridatun Nitami alias Tami, dikabarkan sangat terguncang setelah mendapat dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari sang suami, Evan Marvino. Saat ini, Tami memilih untuk mencari tempat tinggal baru demi menghindari tekanan mental yang lebih dalam.
Kuasa hukum Tami, Ana Sofya Yuking, menyebut bahwa kliennya sedang berupaya menenangkan diri untuk bisa berpikir jernih mengenai langkah hukum selanjutnya atas polemik rumah tangga dengan sang aktor.
"Ya kalau Tami selayaknya perempuan-perempuan korban KDRT ya, pasti dia terpukul, ya pasti sedih, ya pasti bingung. Pasti ada marah, ada sedih, ada kebingungan. Apalagi ini dia punya anak dua ya masih kecil-kecil," ungkap Ana Sofya Yuking kepada awak media belum lama ini.
Baca Juga : Evan Marvino dan Istri Dikaruniai Anak Pertama
Menurut Ana, langkah Tami meninggalkan rumah merupakan tindakan wajar bagi seorang korban KDRT."Yang saya tahu, dia sedang mencari tempat tinggal ya. Jadi mungkin, kan biasanya begini, kalau korban KDRT itu secara psikologis kan dia merasa tidak tenang dan nyaman. Tentu yang paling pertama harus dilakukan dia mencari ruang aman, ya safe house gitu ya," jelasnya.
Ana menekankan pentingnya ruang aman agar Tami tidak mendapatkan intervensi saat harus mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
"Kalaupun dia memutuskan untuk keluar dulu dari rumah menurut saya itu wajar. Memang rata-rata harus seperti itu, supaya dia juga bisa berpikir dengan jernih gitu," tambah Ana.
Baca Juga : Evan Marvino Bilang ‘Pemain Putri Untuk Pangeran’ Anti Cinlok
Terkait keberadaan anak-anak, Ana memastikan bahwa mereka tetap berada dalam pengasuhan sang ibu di tempat yang lebih aman.
"Mestinya sih dengan ibunya ya, kan anak-anaknya masih kecil kan. Sebagai istri, sebagai ibu ya, ketika nanti mengambil keputusan ya, untuk melakukan upaya hukum apapun itu bentuknya, pastikan anak-anak itu tetap dalam keadaan yang lingkungan yang sehat," tutupnya.










