Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah

Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 4 Juni 2026 - 21:55
share

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyoroti meningkatnya tren pendakian gunung yang dipicu fenomena fear of missing out (FOMO). Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat untuk naik gunung perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik, terutama terkait aspek keselamatan dan daya dukung kawasan konservasi.

Raja Juli mengatakan tren pendakian yang terus meningkat tidak boleh dibiarkan tanpa pengaturan karena berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan maupun kerusakan lingkungan.

Baca juga: Penyedia Jasa Open Trip Ditetapkan Jadi Tersangka terkait Tewasnya 3 Pendaki Gunung Dukono Imbas Erupsi

"Antusiasme ini luar biasa, harus kita kanalisasi, kita harus apresiasi, namun aspek safety juga penting," kata Raja Juli dalam acara Indonesia Outdoor Festival (Indofest) di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (4/6/2026),

Ia mencontohkan masih adanya wisatawan yang mendaki gunung tanpa persiapan memadai setelah membeli paket wisata murah."Saya dapat cerita ini misalkan banyak orang yang jalan-jalan ke Gili Trawangan kemudian diberikan paket murah naik Rinjani, kemudian pergi ke Gunung Rinjani tanpa peralatan yang cukup, tanpa pengetahuan yang cukup, sehingga akhirnya terjadilah apa yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Baca juga: 3 Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup Hari Ini

Karena itu, Kementerian Kehutanan berupaya menerapkan pengaturan berdasarkan daya tampung dan daya dukung kawasan gunung agar pengalaman pendakian tetap aman dan nyaman.

"Kita tidak ingin membatasi hak individu untuk naik gunung, tetapi kalau tidak kita kelola secara baik, tidak ada bedanya mal dengan Gunung Gede Pangrango, macet," katanya.

Selain keselamatan, Raja Juli juga menekankan pentingnya membangun budaya zero waste dan zero accident di kawasan pendakian. Menurut dia, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi persoalan yang harus ditangani melalui peningkatan kesadaran dan penegakan aturan.

"Jangan lihat Rinjani dari jauh yang indah tapi lihat sampah-sampah yang menumpuk karena kenakalan para pendaki yang tidak taat. Enforcement akan kita lakukan agar semua tertib," ujarnya.

Topik Menarik