Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali membagikan edukasi kesehatan melalui konten Budi Gemar Sharing (BGS) di Instagram. Dalam euforia Hari Raya Iduladha, Budi memberikan tips mengolah sate agar lebih sehat dan mengurangi risiko kanker.
Dalam video yang diunggahnya, Budi menyoroti bagian sate yang gosong atau berwarna hitam setelah dibakar. Menurutnya, bagian tersebut mengandung senyawa karsinogenik yang perlu diwaspadai.
“Kalau kita makan sate, pasti ada yang hitam-hitam kayak gini. Ini namanya karsinogen, penyebab kanker,” kata Budi.
Baca juga: Safari Ramadan ke Ponpes Minggir, Kaesang dan Ahmad Ali Disuguhi Sate Klatak
Budi menjelaskan bahwa saat daging dibakar pada suhu tinggi, terutama hingga gosong, dapat terbentuk senyawa berbahaya. Senyawa tersebut memiliki karakteristik yang mirip dengan zat karsinogen yang terdapat dalam asap rokok.“Perhatikan baik-baik saat membakar sate. Sate yang item-item gosong itu, secara kimia, ternyata mirip dengan kandungan karsinogen yang ada di asap rokok,” tulis Budi.
Baca juga: Keliling Jakarta, Lisa BLACKPINK Ngaku Ketagihan Nasi Goreng hingga Sate
Risiko pembentukan senyawa karsinogenik ini pun semakin tinggi jika bagian lemak ikut dibakar hingga gosong. Untuk mengurangi risiko tersebut, Budi membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan masyarakat saat mengolah daging kurban menjadi sate.
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes
1. Marinasi Daging Terlebih Dahulu
Tips pertama adalah memarinasi atau membumbui daging terlebih dahulu menggunakan rempah-rempah seperti kunyit dan serai sebelum dibakar.“Tips pertama: dikasih bumbu kuning dulu, bisa kunyit atau serai. Itu mengurangi karsinogen sampai 90 persen,” ujarnya.
2.Daging Direbus Sebelum Dibakar
Selain itu, Budi juga menyarankan teknik pre-cook atau memasak daging terlebih dahulu sebelum proses pembakaran.KIKO dan LOLA akan Hadir Kembali dengan Meet and Greet Seru di IMOBY Balai Kartini Jakarta 2026!
“Tips nomor dua: direbus dulu sebentar. Sesudah itu baru dipanggang bikin sate,” katanya.Dengan cara tersebut, waktu pembakaran menjadi lebih singkat sehingga risiko munculnya bagian gosong dapat berkurang.
3.Hindari Membakar Lemak
Budi juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi pembakaran bagian lemak yang mudah hangus. Pasalnya, lemak sangat musah gosong dan berubah menjadi karsinogen.“Tips nomor tiga: kalau yang putih-putih ini namanya lemak. Jangan bakar lemak ya, karena lemak ini cepat gosong dan jadi karsinogen,” ungkapnya.
Di akhir unggahannya, Budi juga mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam mengatur porsi makan selama Iduladha.
Menurutnya, berbagai hidangan berbahan daging kurban tetap bisa dinikmati selama cara pengolahan dan jumlah konsumsinya diperhatikan.










