Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:33
share

JAKARTA, iNews.id – Masih banyak masyarakat yang menganggap vaksin hanya diperlukan saat masa anak-anak. Padahal, sejumlah vaksin tetap dibutuhkan saat memasuki usia dewasa untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penularan berbagai penyakit.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Mandaya Royal Hospital Puri, dr Visakha Revena Irawan, Sp.PD, AIFO-K, mengatakan ada beberapa jenis vaksin yang direkomendasikan bagi orang dewasa. Vaksin tersebut berperan penting dalam melindungi individu sekaligus keluarga dari risiko penyakit menular.

Vaksin Influenza.

Salah satu vaksin yang dianjurkan adalah vaksin influenza. Menurut dr Visakha, vaksin flu perlu diulang setiap tahun karena virus influenza memiliki kemampuan bermutasi dengan sangat cepat.

“Rekomendasi WHO maupun Kolegium Penyakit Dalam tetap menyarankan vaksin influenza satu kali setiap tahun,” ujar dr Visakha dalam Health Talk World Immunization Week 2026 di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Vaksin Pneumokokal

Selain vaksin influenza, vaksin pneumokokal juga direkomendasikan untuk membantu mencegah infeksi paru-paru yang dapat menimbulkan komplikasi serius. Saat ini, vaksin pneumokokal jenis PCV20 menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan karena mampu memberikan perlindungan terhadap lebih banyak jenis bakteri penyebab penyakit.

Vaksin Demam Berdarah Dengue

Vaksin demam berdarah dengue (DBD) juga mulai mendapat perhatian. Dr. Visakha menjelaskan, seseorang yang pernah terkena DBD tetap berisiko terinfeksi kembali karena virus dengue memiliki empat serotipe yang berbeda.

“Dulu pernah kena DBD bukan berarti aman. Masih ada kemungkinan terkena serotipe lainnya,” ujar dr Visakha.

Menurutnya, vaksin dengue dapat membantu memberikan perlindungan yang lebih luas terhadap keempat serotipe virus dengue. Selain itu, vaksin tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap) juga dianjurkan bagi orang dewasa dengan booster setiap 10 tahun setelah imunisasi lengkap.

Vaksin Cacar Air

Vaksin varisela atau cacar air juga direkomendasikan bagi orang dewasa yang belum pernah mengalami infeksi cacar air. Kebutuhan vaksinasi menjadi semakin penting pada kelompok lanjut usia (lansia) karena risiko komplikasi penyakit meningkat seiring bertambahnya usia.

Vaksin Tetanus

Tak kalah penting adalah vaksin tetanus, difteri, dan pertusis (Tdap). Vaksin ini memerlukan booster setiap 10 tahun bagi mereka yang sebelumnya sudah mendapat imunisasi lengkap.

Sementara bagi orang dewasa yang status vaksinasinya tidak diketahui, dokter biasanya akan menganggap vaksinasi dimulai dari awal.

Vaksin Respiratory Syncytial Virus

Untuk lansia, vaksin Respiratory Syncytial Virus (RSV) kini juga dianjurkan karena virus tersebut dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius hingga meningkatkan risiko kematian.

“Yang paling bikin angka komplikasi tinggi sampai kematian itu ketika RSV menyerang lansia,” katanya.

Selain RSV, lansia juga disarankan menerima vaksin herpes zoster guna mencegah cacar api atau shingles. Penyakit ini merupakan reaktivasi virus cacar air yang dapat muncul kembali pada usia lanjut dan sering menimbulkan nyeri hebat.

Topik Menarik