Jangan hanya Lihat Bunga, Pahami Cicilan Sebelum Ajukan Pindar

Jangan hanya Lihat Bunga, Pahami Cicilan Sebelum Ajukan Pindar

Ekonomi | sindonews | Kamis, 28 Mei 2026 - 22:14
share

Meningkatnya kebutuhan pembiayaan praktis mendorong masyarakat semakin memanfaatkan layanan pinjaman daring (pindar) sebagai solusi kebutuhan mendesak. Namun, kurangnya pemahaman terhadap struktur biaya pinjaman berpotensi menimbulkan beban finansial yang tidak terduga.

Di tengah tren tersebut, pelaku industri menekankan pentingnya transparansi informasi agar pengguna tidak hanya berfokus pada suku bunga, tetapi juga memahami keseluruhan komponen biaya pinjaman.

“Informasi yang jelas dan transparan wajib dihadirkan penyedia layanan untuk memastikan kenyamanan pengguna dalam mengakses layanan pindar,” ujar Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara, Jonathan Christianto, Kamis (28/5/2026).

Baca Juga: Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 TriliunMenurutnya, pemahaman terhadap rincian biaya seperti administrasi, layanan, hingga total cicilan selama tenor akan membantu masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak dan sesuai kemampuan.

Sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan, SPinjam meluncurkan kampanye “Jelas Tanpa Jebakan” yang menekankan keterbukaan informasi biaya pinjaman. Program ini mengajak masyarakat memahami komponen pinjaman secara menyeluruh sebelum mengajukan pembiayaan.

Dalam kampanye tersebut, SPinjam menawarkan bunga tetap 1,8 per bulan atau 0,06 per hari, tanpa biaya administrasi untuk pinjaman pertama serta tanpa biaya tambahan lainnya. Skema ini diklaim memberikan kepastian bagi pengguna dalam menghitung total kewajiban pembayaran.

Sebagai ilustrasi, pinjaman Rp1,5 juta dengan tenor tiga bulan memiliki cicilan sekitar Rp527 ribu per bulan, termasuk bunga sekitar Rp27 ribu. Sementara tenor enam bulan mencatat cicilan sekitar Rp277 ribu per bulan, dan tenor 24 bulan sekitar Rp89.500 per bulan.

Baca Juga:146,5 Juta Orang Indonesia Pakai Pinjol per Januari 2025

Pelaku industri menilai transparansi skema pembiayaan menjadi faktor penting dalam memperkuat perlindungan konsumen sekaligus mendorong inklusi keuangan. Dengan pemahaman yang lebih baik, layanan pindar diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mendukung produktivitas dan perencanaan keuangan masyarakat secara berkelanjutan.

Topik Menarik