Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik

Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik

Nasional | sindonews | Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:29
share

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menilai pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais keliru karena membawa isu private Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke ruang publik. Dalam politik terdapat pemisahan antara kepentingan pribadi dan kepentingan publik.

“Amien Rais harus kita katakan keliru. Kenapa? Karena beliau menyatakan hal-hal yang sifatnya private kepada pejabat yang ruangnya harusnya adalah ruang publik,” ujar Dedi dalam sesi diskusi bertajuk antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian

Menurut dia, isu yang berkaitan dengan kehidupan pribadi tidak semestinya dijadikan bahan kritik politik kepada pejabat publik. “Isu moralitas itu ruangnya adalah res private sehingga dalam konteks politik ya saya mohon maaf kalau berbeda dengan apa namanya dengan Ustad Idrus Sambo bahwa Amien Rais harus kita katakan keliru,” katanya.

Dedi mengatakan, kritik terhadap Teddy seharusnya diarahkan pada fungsi dan kinerjanya sebagai Sekretaris Kabinet, bukan kehidupan personalnya.“Salah satu contoh misalnya adalah soal disfungsi Seskab misalnya. Seskab itu sejak dulu itu per hari ini kan tidak pernah diubah nomenklaturnya oleh Mahkamah Konstitusi. Artinya, Seskab itu ya ruangnya adalah manajemen kabinet,” katanya.

Dia menilai Teddy justru lebih sering tampil mendampingi Presiden dibanding menjalankan fungsi manajerial sebagai Sekretaris Kabinet.

Meski mengkritik Amien Rais, Dedi juga menilai ancaman membawa persoalan tersebut ke ranah hukum tidak bijak apabila dilakukan pemerintah. “Kalau respons pemerintah yang menyatakan tuduhan-tuduhan Amien Rais sebagai tuduhan yang tidak mendasar dan punya potensi untuk dibawa ke ranah hukum, ini juga sebaliknya. Artinya, ini juga tidak bijak,” ungkapnya.

Menurut dia, pejabat publik harus siap menerima kritik karena identitas personal dan jabatan publik sudah melekat satu sama lain. Kritik terhadap pemerintah tetap perlu didukung, terutama terkait penggunaan fasilitas negara dan kebijakan publik. Namun, kritik itu tidak semestinya menyerang identitas pribadi seseorang.

“Yang tidak kita dukung itu kan kalau kemudian jalur kritiknya itu menyasar konteks atau identitas yang private tadi,” ucapnya.

Di sisi lain, dia menduga pernyataan Amien Rais sengaja dibuat bombastis agar kritik terhadap pemerintah lebih mendapat perhatian publik.

“Nah, barangkali dengan konteks sekarang bagaimana orang lebih mudah dipantik dengan urusan-urusan yang bombastis begitu, maka Amien Rais masuklah dari celah personal ini,” katanya.

Topik Menarik