SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai

SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:34
share

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menetapkan seluruh laba tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp190,8 miliar sebagai dividen tunai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Keputusan tersebut menjadi sinyal optimisme Perseroan dalam menjaga momentum pemulihan kinerja di tengah tantangan industri semen nasional. SIG menilai kebijakan pembagian dividen penuh itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sekaligus mencerminkan hasil positif dari strategi transformasi bisnis yang mulai dijalankan sejak paruh kedua 2025.

“SIG berhasil mengatasi tantangan terutama pada paruh kedua tahun 2025, di mana Perseroan mulai mengimplementasikan strategi transformasi yang berhasil menciptakan titik balik dan tren kinerja yang positif bahkan berlanjut hingga kuartal I tahun 2026. Ke depan, SIG siap menjaga momentum pertumbuhan untuk mengoptimalkan kinerja positif yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi pemegang saham,” kata Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, seperti dikutip, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga:Tembus Pasar Eropa, SIG Ekspor Perdana 11.275 MT Semen ke Prancis

Selain menyetujui penggunaan laba sebagai dividen, RUPST juga menyetujui laporan tahunan Perseroan tahun buku 2025, penetapan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan, serta pemberian kewenangan kepada pemegang saham Seri B untuk menetapkan remunerasi direksi dan dewan komisaris.

Rapat juga menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris dengan persetujuan pemegang saham Seri B untuk menyetujui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 dan RKAP 2027 beserta perubahannya. Selain itu, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas melalui PMHMETD I hingga 31 Desember 2025.

SIG memproyeksikan industri semen nasional mulai memasuki fase pemulihan yang lebih stabil pada 2026, seiring target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,2 persen hingga 5,5 persen. Permintaan semen domestik diperkirakan tumbuh moderat sekitar 1 hingga 2 persen, didorong pemulihan daya beli masyarakat dan realisasi proyek-proyek pemerintah.

Baca Juga:Laba SIG Melonjak 88,7 di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar

Pada kuartal I 2026, SIG mencatat volume penjualan sebesar 8,71 juta ton atau tumbuh 1,7 persen secara tahunan. Perseroan juga membukukan pendapatan Rp8,29 triliun, meningkat 8,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk memperkuat sumber pertumbuhan baru, SIG bersama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan Taiheiyo Cement Corporation telah menyelesaikan pengembangan dermaga dan fasilitas produksi ekspor di Tuban, Jawa Timur. Fasilitas yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026 itu diharapkan menjadi basis penguatan pasar ekspor sekaligus meningkatkan utilisasi pabrik dan profitabilitas Perseroan di tengah kompetisi pasar domestik yang ketat.

Topik Menarik