Percepatan Implementasi 5G Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Digital

Percepatan Implementasi 5G Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Digital

Ekonomi | sindonews | Rabu, 6 Mei 2026 - 14:07
share

Percepatan implementasi jaringan 5G dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing ekonomi digital Indonesia. Teknologi ini dipandang sebagai fondasi utama untuk mendorong transformasi di berbagai sektor industri menuju visi Indonesia Emas 2045.

“5G telah menjadi infrastruktur nasional yang krusial. Teknologi ini akan mempercepat transformasi digital Indonesia melalui jaringan berkecepatan tinggi, andal, dan berlatensi rendah,” kata President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby dalam keterangan pers, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:Dirancang untuk Outdoor, nubia Hadirkan V80 Max dan A76 5G

Hal tersebut disampaikan dalam forum industri telekomunikasi Indotelko Forum 2026 di Jakarta yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah pengembangan konektivitas digital nasional. Secara global, adopsi 5G menunjukkan pertumbuhan pesat. Ericsson Mobility Report memperkirakan jumlah pelanggan 5G akan mencapai sekitar 2,9 miliar pada akhir 2025 dan meningkat menjadi 6,4 miliar pada 2032, mencakup sebagian besar langganan seluler di dunia.

Di Indonesia, pengembangan 5G dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar. Selain meningkatkan efisiensi dan produktivitas lintas sektor seperti manufaktur, logistik, dan energi, investasi teknologi ini diperkirakan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto nasional.

Seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital serta adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), kebutuhan akan jaringan yang cepat dan andal semakin mendesak. Hal ini mendorong pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur digital yang terintegrasi.

Baca Juga:Oppo Reno15 Series: Desain Aurora, Tahan Air IP69, Harga hingga Rp12,9 Juta

Head of Government & Industry Relations Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, menilai adopsi 5G dan AI di Indonesia masih berada pada tahap awal dibandingkan negara lain di kawasan. Namun, ia optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat transformasi digital melalui kebijakan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan pelelangan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk mendukung pengembangan jaringan 5G. Keberhasilan implementasi teknologi ini dinilai sangat bergantung pada kepastian regulasi, ketersediaan spektrum, serta iklim investasi yang kondusif.

Topik Menarik