Rumah BUMN SIG Bantu UMKM Batik Rembang Tembus Pasar Global

Rumah BUMN SIG Bantu UMKM Batik Rembang Tembus Pasar Global

Ekonomi | sindonews | Rabu, 6 Mei 2026 - 08:45
share

Rumah BUMN yang diinisiasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di Rembang, Jawa Tengah, menembus pasar global. Melalui pendampingan berkelanjutan, pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas jangkauan pemasaran hingga mancanegara.

"Keberadaan RB Rembang sangat membantu UMKM untuk berkembang. Saya sangat senang bisa bergabung karena usaha saya bisa bangkit kembali," ujar pelaku UMKM Batik Tulis Lasem Gunung Kendil, Hawien Wilopo seperti dikutip, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:Tembus Pasar Eropa, SIG Ekspor Perdana 11.275 MT Semen ke Prancis

Hawien memulai usahanya dari hobi menggambar sejak sekolah dasar, sebelum akhirnya menekuni batik secara serius pada 2012. Usahanya sempat mengalami penurunan saat pandemi COVID-19, namun kembali bangkit setelah bergabung dengan Rumah BUMN Rembang pada 2021.

Melalui program tersebut, Hawien memperoleh pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, hingga kesempatan mengikuti berbagai pameran. Produk batiknya bahkan tampil di ajang nasional dan internasional, seperti Festival Tong Tong di Den Haag, Belanda, serta Inacraft di Jakarta.

Saat ini, Batik Tulis Lasem Gunung Kendil mampu menjual sekitar 150 produk setiap bulan dengan omzet mencapai Rp20 juta. Pasarnya tidak hanya mencakup berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga merambah ke negara seperti Jerman, Belgia, Italia, Korea, dan Jepang.

Baca Juga:SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban

Untuk memenuhi permintaan, Hawien mempekerjakan tujuh karyawan dan turut memberdayakan masyarakat sekitar saat pesanan meningkat. Produk yang dihasilkan dibanderol mulai dari Rp200 ribu hingga Rp7 juta untuk kain batik, serta Rp600 ribu hingga Rp800 ribu untuk pakaian jadi.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan pihaknya mengapresiasi capaian UMKM binaan yang tidak hanya memperkenalkan batik sebagai warisan budaya, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

SIG melalui Rumah BUMN berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu menjalankan usaha secara profesional, memanfaatkan platform digital, serta memperluas akses pasar hingga tingkat global guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Topik Menarik