Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun

Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun

Ekonomi | sindonews | Minggu, 3 Mei 2026 - 19:41
share

Peta kekayaan di Timur Tengah mengalami pergeseran signifikan pada tahun 2026. Berdasarkan laporan Forbes World’s Billionaires 2026, Keluarga Sajwani dari Uni Emirat Arab (UEA) resmi dinobatkan sebagai keluarga terkaya di dunia Arab, menggeser dominasi nama-nama lama dengan total kekayaan gabungan mencapai USD17,2 miliar atau sekitar Rp296,3 triliun (kurs Rp17,230 per dolar AS).

Bersama-sama, lima keluarga Arab terkaya menguasai total kekayaan bersih USD58 miliar, menunjukkan konsentrasi kekayaan semakin meningkat di antara dinasti. Keluarga Sajwani menempati puncak daftar keluarga Arab terkaya dengan pundi-pundi harta mencapai USD17,2 miliar yang dimiliki oleh Hussain Sajwani. Sementara putranya Abbas, pendatang baru dalam daftar miliarder berkontribusi dengan kekayaan USD1,9 miliar.

Selanjutnya ada keluarga Sawiris dari Mesir berada di urutan berikutnya dengan USD16,6 miliar, dimana Samih Sawiris bersama Nassef dan Naguib meningkatkan total kekayaan keluarga. Demikian pula dengan pendatang baru seperti Ibrahim Al Muhaidib yang mengangkat kekayaan keluarga Al Muhaidib di Arab Saudi menjadi USD9,2 miliar. Hal ini menggambarkan bagaimana pertumbuhan kekayaan lintas generasi di seluruh wilayah Arab.

Baca Juga: 3 Keluarga Terkaya Keturunan Arab Menjajah Dunia di 2025, Nomor 1 Berharta Rp1.550 Triliun

Keberhasilan ini mencerminkan bagaimana strategi investasi properti mewah dan keterlibatan generasi kedua mampu melambungkan pundi-pundi kekayaan dinasti Arab ke level baru. Berikut lima keluarga Arab terkaya pada tahun 2026, menurut daftar Miliarder Dunia Forbes 2026, berdasarkan perhitungan per 1 Maret 2026.

Daftar 5 Keluarga Arab Terkaya di Tahun 2026:

1. Keluarga Sajwani

Kekayaan bersih: USD17,2 miliar (Rp296,3 triliun)Negara: UAE (Uni Emirate Arab)Dominasi keluarga ini dipimpin oleh Hussain Sajwani, pendiri DAMAC Properties yang memiliki kekayaan pribadi sebesar USD15,3 miliar. Namun sorotan utama tertuju pada putranya, Abbas Sajwani. Pada usia 26 tahun, Abbas kini menyandang gelar miliarder Arab termuda dengan kekayaan USD1,9 miliar melalui perusahaannya, AHS Properties, pengembang properti mewah berbasis di Dubai.

Baca Juga: Cerita 25 Keluarga Terkaya di AS: Persaingan, Warisan dan Kekuasaan

Langkah Abbas yang agresif, termasuk mengubah menara 'Big Ben' seharga USD120 juta menjadi perkantoran elit, membuktikan bahwa suksesi bisnis di keluarga Sajwani berjalan sangat efektif. Abbas mencerminkan peran generasi kedua yang semakin besar dalam menopang dan memperluas kekayaan keluarga.

2. Keluarga Sawiris

Kekayaan bersih: USD16,6 miliar (Rp286 triliun)Negara: Mesir

Menempati posisi kedua ada dinasti legendaris Mesir, Keluarga Sawiris dengan total kekayaan USD16,6 miliar. Kekayaan keluarga terkaya di Mesir terbagi di antara tiga bersaudara yang dipimpin oleh Nassef Sawiris dengan harta USD9,6 miliar, Naguib Sawiris (USD5,6 miliar), dan Samih Sawiris (USD1,4 miliar).

Hal ini mencerminkan pengaruh keluarga ini yang bisnisnya bergerak pada bidang rekayasa dan konstruksi, telekomunikasi, dan properti. Posisi Nassef saat ini menduduki sebagai chairman eksekutif OCI Global, salah satu produsen pupuk nitrogen terbesar di dunia, meski berencana mundur dari perannya saat ini.

Dia juga dijadwalkan menjadi chairman Adidas pada Mei 2026, di mana ia memiliki saham sebesar 6. Sedangkan Naguib menjabat sebagai chairman eksekutif Orascom Investment Holding (OIH) dan membangun kekayaannya melalui investasi di sektor telekomunikasi, terutama melalui Orascom Telecom Holding (OTH), yang bergabung dengan VimpelCom (sebelumnya Veon Ltd.) pada tahun 2011.

Sementara Samih mendirikan Orascom Development Holding (ODH) pada tahun 1989, mengembangkan dan mengoperasikan resor di Mesir, Montenegro, Swiss, Oman, dan lainnya. Putranya, Naguib S. Sawiris menjabat sebagai chairman ODH sejak Mei 2022.

3. Keluarga Al Muhaidib

Nilai kekayaan bersih: USD9,2 miliar (Rp158,5 triliun)Negara: Arab Saudi

Keluarga Al Muhaidib berada di urutan ketiga dengan kekayaan USD9,2 miliar. Kehadiran sepupu mereka, Ibrahim Al Muhaidib (Chairman HDB Group), sebagai pendatang baru di daftar miliarder 2026 memperkuat posisi keluarga ini. Bisnis mereka merambah dari real estate, perhotelan, hingga jaringan klinik gigi terbesar di Arab Saudi.

Dinasti Al Muhaidib dipimpin oleh saudara laki-laki Emad Al Muhaidib dengan harta USD2,5 miliar, Sulaiman Al Muhaidib berharta USD2,3 miliar, dan Essam Al Muhaidib dengan USD2,3 miliar, sedangkan sepupu mereka Ibrahim Al Muhaidib memiliki kekayaan USD2,1 miliar.Kekayaan keluarga Al Muhaidib mencerminkan minat yang beragam di berbagai sektor investasi dan properti. Ketiga saudara ini muncul untuk pertama kalinya dalam daftar Miliarder Dunia Forbes 2025, sedangkan sepupu mereka masuk dalam peringkat tahunan miliarder di 2026.

Ibrahim merupakan chairman HDB Group, yang memiliki beberapa hotel dan menara, terutama Menara Tuwaiq di Riyadh. Dia juga pendiri Safwat Al-Muhaidib Dental Company, yang mengoperasikan lebih dari 70 cabang di seluruh Arab Saudi.

Selain itu portofolio properti juga meluas yang terdiri dari berbagai properti dan investasi di berbagai wilayah Saudi Arabia. Dia juga pernah menjabat sebentar sebagai presiden tim sepak bola Saudi, Al-Nassr di 2024.

4. Keluarga Mikati

Nilai kekayaan bersih: USD7,6 miliar (Rp130,9 triliun)Negara: Lebanon

Keluarga Mikati dari Lebanon menempati peringkat keempat sebagai keluarga Arab pada tahun 2026, dengan total kekayaan bersih sebesar USD7,6 miliar. Kekayaan ini dibagi rata oleh saudara laki-laki Najib dan Taha Mikati, dengan masing-masing sebesar USD3,8 miliar, mencerminkan pengaruh mereka di bidang telekomunikasi.

Kedua saudara ini memulai perjalanan kewirausahaan mereka pada awal 1980-an dengan membeli ponsel satelit dan menjualnya kembali kepada teman dan kenalan di Beirut seharga USD50.000. Pada tahun 1982, mereka mendirikan Investcom yang kemudian memperluas usaha ke Afrika, membangun menara telekomunikasi di Ghana, Liberia, Benin, dan negara lainnya.Investcom menjadi perusahaan publik di bursa saham London dan Dubai pada tahun 2005 sebelum bergabung dengan raksasa telekomunikasi global MTN pada tahun 2006. Setahun kemudian, saudara-saudara tersebut meluncurkan M1 Group, yang berkembang menjadi konglomerat investasi.

Per Desember 2025, M1 Limited memiliki 5,94 saham di MTN. Melalui M1 Group, kakak beradik ini mengendalikan investasi besar di sektor telekomunikasi, termasuk saham di raksasa MTN.

5. Keluarga Mansour

Kekayaan bersih: USD7,2 miliar (Rp124 triliun)Negara: Mesir

Menutup daftar lima besar keluarga Arab terkaya adalah Keluarga Mansour dari Mesir dengan total kekayaan USD7,2 miliar. Dipimpin oleh Mohamed Mansour, Mansour Group mempekerjakan sekitar 60.000 orang dan memegang hak distribusi eksklusif untuk merek global seperti General Motors, Caterpillar, hingga L’Oréal di berbagai negara.

Sementara itu saudaranya, Youssef Mansour dengan kekayaan USD1,8 miliar memimpin bisnis konsumen dan otomotif di Mansour Group, termasuk jaringan ritel Metro. Youssef juga memegang saham di grup keluarga bersama Mohamed dan Yasseen.

Selanjutnya ada Yasseen Mansour dengan kekayaan USD1,4 miliar, Ia menjabat sebagai chairman Palm Hills Developments, salah satu pengembang properti terbesar di Mesir. Mansour Group yang didirikan oleh ayahnya Loutfy Mansour pada tahun 1952, kini menguasai sektor ritel, industri, hingga properti.

Topik Menarik