Soroti Kesenjangan Transportasi Publik di Jaktim, DPW Perindo Dorong Pemerataan Akses

Soroti Kesenjangan Transportasi Publik di Jaktim, DPW Perindo Dorong Pemerataan Akses

Nasional | sindonews | Minggu, 26 April 2026 - 21:19
share

Partai Perindo menyoroti masih adanya kesenjangan akses transportasi publik di wilayah Jakarta Timur dibandingkan daerah lain di DKI Jakarta. Hal ini mencuat dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Perindo Jakarta Timur yang digelar di Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (26/4/2026).

Plt Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Manik Marganamahendra mengatakan, persoalan transportasi juga menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian. Manik menilai akses layanan seperti KRL, Transjakarta, dan MikroTrans di Jakarta Timur belum optimal dibandingkan wilayah lain.

“Di mana akses terhadap KRL, Transjakarta, MikroTrans, itu memang mungkin ada, tapi belum seoptimal yang ada di wilayah Jakarta lainnya begitu,” ujarnya di sela Rakorda.

Baca juga: DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda

Manik menambahkan, kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar pembangunan transportasi lebih merata. Menurut Manik, Jakarta Timur perlu diprioritaskan agar masyarakat mendapatkan akses layanan yang lebih baik.“Jadi kami harap Jakarta Timur itu juga bisa diprioritaskan oleh Pemprov menjadi bagian yang juga tentunya banyak pembangunan-pembangunan yang bisa memberikan bantuan buat masyarakat bisa lebih baik,” lanjutnya.

Selain transportasi, Manik juga menyinggung persoalan ekonomi seperti lapangan pekerjaan yang dinilai masih menjadi tantangan. Manik menyebut perlunya langkah konkret seperti penyediaan bantalan sosial bagi masyarakat terdampak pemutusan hubungan kerja.

Lihat video: Konsolidasi dan Pendidikan Politik Partai Perindo

“Kita tahu kondisi ekonomi kita hari ini cukup mengkhawatirkan dan kita berharap sebenarnya di Jakarta juga disediakan upaya-upaya, langkah-langkah konkret misalnya bantuan sosial untuk masyarakat yang kemudian diperkuat, atau bisa kita bilang bantalan sosial untuk masyarakat kalau seandainya mereka kena PHK dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menurut Manik, pelatihan kerja dan penguatan UMKM juga perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih mandiri secara ekonomi. “Di sisi lain juga kita berharap adanya pelatihan-pelatihan kerja untuk UMKM, pelatihan-pelatihan bisnis juga untuk UMKM, sehingga masyarakat juga bisa mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Timur, Fajar Agusta, mengatakan Rakorda diikuti perwakilan dari 10 kecamatan dan menjadi forum evaluasi program kerja selama setahun terakhir.“Alhamdulillah kita berhasil mengumpulkan 10 kecamatan. Tujuannya salah satunya kita ingin melaporkan kegiatan-kegiatan kita selama setahun kemarin, selama kita mulai menjabat dari bulan April sampai per hari ini apa saja yang sudah kita lakukan,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan melanjutkan konsolidasi melalui rapat koordinasi kecamatan guna memastikan struktur organisasi di tingkat bawah rampung menjelang verifikasi partai pada 2027.

“Ya, setelah rapat koordinasi daerah ini kita ada namanya rapat koordinasi kecamatan. Nanti insyaallah karena kita memiliki 10 kecamatan kita akan memastikan juga bahwa struktur di kecamatan pun juga mulai rampung. Supaya kita bisa rapi dan diterima oleh KPU untuk mendaftarkan partai Perindo 2027 nanti,” katanya.

Topik Menarik