Clara Shinta Datangi Komnas PA, Ungkap Mantan Suami Tak Nafkahi Anaknya

Clara Shinta Datangi Komnas PA, Ungkap Mantan Suami Tak Nafkahi Anaknya

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 16 April 2026 - 18:16
share

Clara Shinta akhirnya memenuhi panggilan klarifikasi atas aduan mantan suaminya, Denny Goestaf ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Jakarta Timur, pada Kamis (16/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Clara mengaku telah meluruskan persoalan tersebut kepada pihak bewajib.

Ia mengaskan tak ada niat untuk memutus tali silaturahmi antara ayah dan anak. Namun, Clara ingin sang mantan berkomitmen memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.

Baca Juga : Diselingkuhi Suami dan Disomasi Rp10,7 Miliar, Psikis Clara Shinta Terguncang

"Kedatangan saya ke sini (Komnas Perlindungan Anak) itu berkonsultasi untuk mengatur jadwal pertemuan anak tapi dengan catatan tertentu. Saya meminta kepada mantan suami saya untuk bertanggung jawab atas nafkah yang pokok aja, seperti uang sekolahnya. Karena saya itu ingin anak saya ini tumbuh menjadi anak yang memiliki role model seorang bapak itu perannya apa," ujar Clara Shinta. Wanita berusia 29 tahun ini merasa prihatin dengan sikap laki-laki yang melalaikan tanggung jawabnya.

"Karena jujur aja sekarang itu miris banget melihat banyak banget laki-laki yang enggak laki-laki, yang enggak punya mental provider, yang bukan laki-laki yang apa ya seutuhnya. Maksudnya jadi mentalnya lembek. Kadang-kadang betul laki-laki tapi mentalnya tuh enggak provider, enggak kuat gitu," tuturnya.

Lebih lanjut, Clara Shinta membeberkan fakta mengejutkan bahwa selama ini dirinya berjuang sendirian membiayai kebutuhan sang anak.

Baca Juga : Clara Shinta Dituntut Ganti Rugi Rp10,7 Miliar Usai Sebar Konten VCS Suami

Sejak buah hatinya lahir, ia mengaku belum menerima sepeser pun bantuan nafkah dari mantan suaminya. "Jadi saya ini ingin mengajukan tolong bayar nafkah untuk anak saya yang seharusnya aja, sekolah aja. Semuanya sejauh ini saya provide karena dari dia kecil sampai sekarang ini tidak ada satu satu rupiah pun nafkah dia sampai ke anak saya gitu," tegas Clara.

Meski putusan cerai telah mengatur kewajiban nafkah, Clara menyebut nominal yang ditetapkan sebenarnya masih jauh dari cukup untuk menutupi biaya pendidikan sang anak.

Namun, yang terpenting baginya kini itikad baik dan tanggung jawab dari sang mantan suami.

"Makanya itu yang sangat saya sayangkan dia menuntut untuk bertemu anak saya, tapi saya berharap untuk dia juga bisa memberikan hak anak saya gitu aja sih," kata dia.

"Karena di tuntutan waktu saya bercerai hak asuh anak ke saya dan saya juga ada tuntutan untuk nafkah anak Rp5 juta sebulan, tapi tetap aja sebenarnya 5 juta sebulan tuh enggak cukup meng-cover karena uang sekolah anak saya aja jauh lebih dari daripada itu per bulannya," pungkasnya.

Topik Menarik