Lagu Erika Viral, HMT ITB Hapus Konten Video dan Audio dari Kanal Resmi

Lagu Erika Viral, HMT ITB Hapus Konten Video dan Audio dari Kanal Resmi

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 15 April 2026 - 12:45
share

Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT ITB) menghapus konten video dan audio terkait lagu berjudul “Erika” yang viral di media sosial karena dinilai cabul dan vulgar.

Dalam pernyataan resminya, HMT ITB menyebut telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penurunan (take down) konten dari kanal resmi organisasi maupun akun individu yang terafiliasi. Langkah ini juga mencakup video lama tahun 2020 yang kembali beredar di tengah masyarakat.

Baca juga: Habis UI Terbitlah ITB, Viral Lagu Mahasiswa Tambang Lecehkan Perempuan

“Kami telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat,” tulis HMT ITB, Rabu (15/4/2026).

Sebelumnya, video yang menampilkan sekelompok orang menyanyikan lagu dengan lirik bernuansa mesum menjadi sorotan publik setelah diunggah akun Indonesian Poop Base (@iPoopBased) di media sosial X. Unggahan tersebut disertai keterangan yang menyinggung isi lagu dan dikaitkan dengan HMT ITB.Baca juga: Besaran UKT ITB Jalur SNBP dan SNBT 2026, Biaya Kuliah Tertinggi Rp14,5 Juta

Menanggapi polemik tersebut, HMT ITB menyatakan memahami sensitivitas isu yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait penghormatan terhadap perempuan.

“Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan,” tulis pernyataan tersebut.

HMT ITB juga menjelaskan bahwa lagu “Erika” merupakan bagian dari kegiatan Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD), unit kegiatan yang telah berdiri sejak 1970-an, dengan lagu yang dibuat pada era 1980-an.

Namun, organisasi tersebut mengakui bahwa penampilan lagu tersebut tidak lagi selaras dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan saat ini.

Lebih lanjut, HMT ITB menegaskan bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung di lingkungan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.

Sebagai tindak lanjut, HMT ITB tengah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, mencakup konten, pelaksanaan, hingga sistem pengawasan kegiatan organisasi. Selain itu, standar dan pedoman kegiatan juga ditinjau ulang agar lebih sejalan dengan nilai etika di lingkungan kampus dan masyarakat.

Topik Menarik