Tangis Clara Shinta Pecah, Akui Masih Cinta Muhammad Alexander Assad tapi Mantap Bercerai

Tangis Clara Shinta Pecah, Akui Masih Cinta Muhammad Alexander Assad tapi Mantap Bercerai

Gaya Hidup | inews | Rabu, 15 April 2026 - 08:45
share

JAKARTA, iNews.id – Pengakuan mengejutkan datang dari selebgram Clara Shinta. Di tengah konflik rumah tangganya yang memanas, dia secara jujur mengakui masih mencintai sang suami, Muhammad Alexander Assad. 

Namun, di saat yang sama, Clara Shinta juga mantap melangkah untuk menceraikan Muhammad Alexander Assad. Apakah ini semua gegara VCS yang viral di media sosial? 

Dengan suara lirih dan penuh emosi, Clara tak menampik bahwa keputusan menggugat cerai adalah hal tersulit dalam hidupnya. Perasaan cinta yang masih kuat justru membuat proses ini terasa semakin menyakitkan.

"Mau mati rasanya kalau harus berpisah sama suami saya, karena saya cinta," ungkap Clara saat ditemui di kawasan Jakarta, belum lama ini.

Meski begitu, Clara menyadari ada luka yang tak bisa lagi diabaikan. Keputusan berpisah diambil bukan karena hilangnya rasa, melainkan karena hancurnya kepercayaan dalam rumah tangga.

Semua bermula saat Clara menemukan bukti video call seks (VCS) sang suami dengan wanita lain. Rekaman tersebut ditemukan di ponsel Muhammad Alexander Assad, tepatnya di folder 'recently deleted', saat mereka berada di Bangkok, Thailand.

Temuan itu menjadi titik balik yang menghancurkan segalanya.

"Istri mana yang bisa tetap tenang lihat hal seperti itu? Enggak ada yang sanggup," katanya dengan nada bergetar.

Dilanda emosi dan rasa sakit yang mendalam, Clara sempat memviralkan bukti tersebut ke media sosial. Namun, langkah spontan itu kini berujung panjang dan menyeretnya ke masalah hukum baru.

Ya, Clara kini harus menghadapi somasi senilai Rp10,7 miliar yang dilayangkan oleh Tri Inda R alias Keyndah, sosok yang diduga sebagai perempuan dalam VCS tersebut. Pihak pelapor mengaku mengalami kerugian psikis dan materiil akibat tersebarnya konten tersebut.

Didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, Clara mengaku terkejut dengan nilai tuntutan yang dinilai sangat fantastis.

"Nilainya Rp10,7 miliar, atas dasar psikis terganggu dan pekerjaan terdampak," ujarnya.

Meski diterpa masalah bertubi-tubi, Clara tetap teguh pada keputusannya untuk mengakhiri pernikahan. Gugatan cerai pun telah resmi didaftarkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Topik Menarik