Memalak Rp17 Triliun dan Wanita Tercantik Turki sebagai Istri, Siapa Sosok Jenderal Uganda Ini?

Memalak Rp17 Triliun dan Wanita Tercantik Turki sebagai Istri, Siapa Sosok Jenderal Uganda Ini?

Global | sindonews | Senin, 13 April 2026 - 07:58
share

Kepala Militer Uganda, Jenderal Muhoozi Kainerugaba, tiba-tiba menuntut Turki untuk membayar USD1 miliar atau Rp17 triliun dan menyerahkan wanita tercantiknya untuk dijadikan istri. Jika tuntutan tidak dipenuhi, sang jenderal mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik.

Kainerugaba mengeklaim bahwa kontribusi Uganda terhadap upaya keamanan regional belum diakui dan bahwa kompensasi finansial seharusnya diberikan.

Baca Juga: Lagi, Jenderal Uganda Janji Kerahkan 100.000 Tentara Bela Israel dan 500.000 Pemuda untuk Rebut Teheran

Selain mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Turki, dia juga menutup kedutaan besar Turki di Kampala dalam waktu 30 hari jika tuntutannya tidak dipenuhi.

“Selain uang 1 miliar dolar AS dari Turki, saya menginginkan wanita tercantik di negara itu sebagai istri!” tulis Jenderal Kainerugaba di akun X-nya, @mkainerugaba, pada 11 April.

Dalam serangkaian unggahannya, Kainerugaba menuduh Turki mengambil keuntungan dari proyek bisnis dan infrastruktur di Somalia, termasuk pelabuhan dan bandara di ibu kota, Mogadishu.Dia mengeklaim bahwa sementara Turki memperoleh keuntungan dari proyek-proyek ini, Uganda telah memikul tanggung jawab keamanan yang berat selama bertahun-tahun.

Uganda telah mengerahkan pasukan di Somalia selama hampir dua dekade sebagai bagian dari misi Uni Afrika, terutama untuk memerangi kelompok militan al-Shabaab, yang terkait dengan al-Qaeda.

Dia mengatakan Uganda harus menerima USD1 miliar dari Turki sebagai "dividen keamanan". "Bagi Turki, ini kesepakatan yang sangat sederhana...Entah mereka membayar kami, atau saya menutup kedutaan mereka di sini. Mereka dapat membalas dan menutup kedutaan kami di Turki juga. Tidak masalah," tulisnya di X.

Kainerugaba mengatakan hubungan antara Uganda dan Turki serius dan tidak boleh diperlakukan seperti drama media sosial.

"Lupakan permainan Twitter. Kami akan segera menutup hubungan diplomatik dengan mereka," paparnya. Dia juga menuduh Turki bertindak tidak adil terhadap Uganda, menambahkan, "Siapa yang butuh teman yang terus menusukmu dari belakang?"Dia selanjutnya menyarankan warga Uganda untuk menghindari perjalanan ke Turki "demi keselamatan Anda sendiri".

Sosok Jenderal Kainerugaba, Putra Presiden Uganda

Jenderal Kainerugaba adalah putra Presiden Uganda Yoweri Museveni. Predikat sebagai putra penguasa mungkin yang membuatnya menjadi berani "memalak" uang dan wanita tercantik Turki.

Muhoozi Kainerugaba lahir pada 24 April 1974 di Dar es Salaam, Tanzania. Ayahnya telah berkuasa sejak 1986, yang dengan demikian dia bisa dianggap sebagai putra diktator Uganda.

Kainerugaba menempuh pendidikan militer di sejumlah institusi elite, termasuk Royal Military Academy Sandhurst di Inggris, serta pelatihan lanjutan di Mesir, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat.

Kariernya di militer Uganda terbilang cepat dan strategis. Dia pernah memimpin Special Forces Command (SFC)—unit elit yang bertugas melindungi presiden—sebelum akhirnya diangkat menjadi Chief of Defence Forces (CDF) pada 2024, posisi tertinggi di militer Uganda. Kainerugaba dikenal luas bukan hanya karena posisinya, tetapi juga karena gaya komunikasinya yang provokatif—terutama melalui media sosial.

Dia pernah mengancam akan menginvasi Kenya dalam dua minggu melalui unggahan di X. Dia pernah secara terbuka mengancam oposisi Uganda. Yang lebih "gila" lagi, dia pernah mengajukan lamaran kepada Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dengan imbalan ternak sapi.

Selain itu, dalam unggahan di X, putra diktator Uganda ini juga menyatakan dukungan untuk Israel. "Saya siap mengerahkan 100.000 tentara Uganda ke Israel, di bawah komando saya, untuk melindungi Tanah Suci—tanah Yesus Kristus, Tuhan kita," tulisnya.

Dia bahkan sesumber mampu mengerahkan 500.000 pemuda haus darah untuk merebut Teheran, Iran, dalam waktu cepat.

Topik Menarik