Pezeshkian pada Macron: Eropa Bisa Dorong AS Patuhi Hukum Internasional

Pezeshkian pada Macron: Eropa Bisa Dorong AS Patuhi Hukum Internasional

Global | sindonews | Selasa, 14 April 2026 - 18:31
share

Presiden Iran Pezeshkian mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa "kurangnya niat baik" dan "posisi maksimalis" dari Amerika Serikat (AS) mencegah penyelesaian kesepakatan selama pembicaraan di Islamabad pekan lalu. Kabar itu diungkap kantor berita IRNA.

Pezeshkian menjelaskan, ancaman, tekanan, dan tindakan militer hanya akan memperburuk "masalah buatan sendiri" AS di kawasan itu.

"Diplomasi adalah jalan yang lebih disukai untuk menyelesaikan perselisihan," kata Pezeshkian kepada Macron dalam percakapan telepon bersama mereka, menambahkan Eropa dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong AS untuk mematuhi hukum internasional.

Sementara itu, Qatar mendesak fokus pada gencatan senjata, mengutuk serangan Israel terhadap Lebanon.

"Masih terlalu dini" untuk fokus pada solusi mengenai Selat Hormuz, dan perhatian seharusnya diarahkan untuk menghentikan pertempuran, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, al-Ansari.Ia menekankan secara historis tidak pernah ada masalah di Selat Hormuz dan berpendapat perdebatan saat ini harus berpusat pada “keamanan berkelanjutan” dan “keselamatan navigasi”.

Al-Ansari mencatat dampak perang terhadap harga energi dirasakan di seluruh dunia, dengan konsekuensi tambahan bagi ekspor, tetapi mengatakan Qatar pada akhirnya akan keluar dari krisis ini.

Selain itu, juru bicara tersebut mengutuk serangan terhadap kedaulatan Lebanon dan menyatakan dukungan untuk upaya internasional guna mengurangi eskalasi.

Al-Ansari menambahkan Doha tetap berhubungan dengan semua pihak, termasuk Lebanon, dan pesan masih dipertukarkan antara Iran dan Pakistan setelah pembicaraan di Islamabad.

Baca juga: Arab Saudi Desak AS Kembali ke Perundingan Iran saat Rute Minyak Lainnya Terancam

Topik Menarik