Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang

Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang

Nasional | sindonews | Jum'at, 3 April 2026 - 00:37
share

Pemerintah akan melakukan uji coba kembali sistem pembayaran jalan tol nirhenti nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF). Kepala Badan Pengatur Jalan Toll (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan pelaksanaan sistem pembayaraan MLFF ini memang sempat mengalami stagnasi.

Pada akhir tahun lalu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merekomendasikan BPJT untuk melanjutkan atau melakukan uji coba kembali MLFF.

"Hal ini karena sebelumnya terdapat dua klaim yang berbeda, di mana dari BPJT atau BUJT menyatakan bahwa sistem belum berhasil, sementara dari Roatex menyatakan bahwa sistem tersebut sudah berhasil," kata Wilan Oktavian dalam silaturahmi Menteri Pekerjaan Umum dengan awak media di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Untuk itu, kata Wilan, BPJT merencanakan uji coba kembali yang dilakukan secara end to end. Pengujian ini akan mencakup seluruh proses mulai dari pengguna mengunduh aplikasi, menggunakan sistem hingga pembayaran benar-benar diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Menurutnya, ada beberapa tahapan pelaksanaan uji coba yang sudah disepakati, yaitu pra uji coba yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Pada tahap ini, Roatex sesuai kontrak memiliki kewajiban untuk menyiapkan Term of Reference (TOR) uji coba.Untuk menyiapkan TOR Uji Coba, telah dilakukan functional test pada 3-5 Maret 2026. "Functional test itu lebih ke mencoba demonstrasi fitur aplikasi yang ada di CANTAS dan lebih ke positif skenario," ujar Wilan.

Dalam waktu dekat akan dilakukan kembali functional test tahap dua, tujuannya untuk melengkapi kesiapan infrastruktur jalan tol yang akan digunakan. Setelah seluruh kesiapan terpenuhi, barulah akan dilaksanakan pra uji coba secara menyeluruh.

"Untuk target waktu pelaksanaannya, prinsipnya adalah semakin cepat semakin baik atau the sooner the better," katanya.

Untuk diketahui, MLFF diinisiasi sejak 10 tahun lalu atau tepatnya pada saat kunjungan PM Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016. Proyek ini digarap oleh perusahaan teknologi asal Hungaria, Roatex Ltd. melalui anak usahanya, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Pendanaan untuk proyek MLFF sepenuhnya bersumber dari pemerintah Hungaria senilai USD300 juta atau setara dengan Rp4,65 triliun.

Topik Menarik