Negara NATO Ini Tolak Pinjamkan Sistem Patriot untuk Bantu AS Tangkis Rudal Iran
Polandia, salah satu negara NATO, menolak untuk meminjamkan sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat (AS) untuk membantu AS menangkis rudal-rudal Iran di Timur Tengah. Penolakan ini disampaikan Menteri Pertahanan Wladyslaw Kosiniak-Kamysz.
Meskipun Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa Pentagon memiliki persediaan senjata yang tidak terbatas, kampanye pengeboman AS-Israel yang diluncurkan sejak 28 Februari tak mampu melenyapkan kemampuan Iran untuk menyerang pangkalan Amerika di Timur Tengah.
Baca Juga: Iran Tembakkan 10 Rudal ke Israel, Salvo Misil Terbesar sejak Perang Pecah
Pada hari Selasa, surat kabar Polandia; Rzeczpospolita, melaporkan bahwa AS telah meminta Warsawa untuk meminjamkan setidaknya dua sistem Patriot miliknya, bersama dengan beberapa rudal PAC-3 MSE yang sebelumnya dijual ke Polandia, untuk perang melawan Iran.
“Baterai Patriot kami dan persenjataannya digunakan untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO. Tidak ada yang berubah dalam hal ini, dan kami tidak berencana untuk memindahkannya ke mana pun,” tulis Kosiniak-Kamysz di X, seperti dikutip Russia Today, Kamis (2/4/2026).“Sekutu kami sepenuhnya memahami betapa pentingnya misi kami di sini. Keamanan Polandia adalah prioritas utama,” imbuh kepala pertahanan Polandia tersebut.Tujuh anggota militer AS telah tewas dan hampir 350 lainnya terluka dalam serangan Iran sejak perang dimulai. Rudal-rudal dan drone Iran telah merusak atau menghancurkan beberapa radar AS yang mahal dan pesawat komando dan kendali AWACS E-3 Sentry, menurut citra satelit dan rekaman video dari lokasi kejadian.
Trump telah menegur anggota NATO di Eropa karena menolak mengirim kapal perang untuk membantu AS mengamankan Selat Hormuz, mengancam akan keluar dari blok militer yang dia gambarkan sebagai "macan kertas".
Salah satu penentang paling vokal perang Trump adalah Spanyol, yang menolak mengizinkan AS menggunakan wilayah udaranya dan pangkalan bersama untuk menyerang Iran.










