Soal Isu Kenaikan Harga BBM di Awal April 2026, Bahlil: Tunggu Tanggal Mainnya

Soal Isu Kenaikan Harga BBM di Awal April 2026, Bahlil: Tunggu Tanggal Mainnya

Ekonomi | sindonews | Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48
share

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia buka suara mengenai isu kenaikan harga BBM di awal April 2026, mendatang. Menurutnya, Pemerintah masih memprioritaskan perlindungan terhadap masyarakat kecil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa harga BBM, khususnya yang disubsidi hingga saat ini masih tetap stabil. Bahlil menyebut Pemerintah selalu mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat sebelum mengambil keputusan strategis terkait energi nasional.

"Percayalah, nanti tunggu tanggal mainnya Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara. Bapak Presiden kita ini kan tiap hari memikirkan tentang bagaimana pembangunan negara, tapi juga bagaimana memperhatikan kebutuhan dan kondisi masyarakat kita di bawah," ujarnya.

Baca Juga: Soal Harga Pertamax Naik Rp17.850 per Liter, Pertamina: Tunggu Pengumuman Resmi

Meski demikian, Bahlil belum memberikan kepastian terkait kemungkinan perubahan harga BBM non subsidi pada awal April 2026. Ia justru menjelaskan bahwa dalam regulasi Kementerian ESDM khususnya Peraturan Menteri ESDM tahun 2022, terdapat dua formulasi harga BBM, yakni untuk sektor industri dan non-industri.

Ia menekankan untuk BBM industri, harga akan mengikuti mekanisme pasar. Jenis BBM yang masuk kategori ini antara lain bensin dengan RON 95 hingga RON 98 yang umumnya digunakan kelompok masyarakat mampu sehingga tidak membebani anggaran negara sehingga kenaikannya tidak diunumkan secara resmi.

Baca Juga: Heboh! Harga Bensin Pertamax Naik Sampai Rp17.850 per Liter Awal April

"Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan, dia akan mengikuti harga pasar. Itu yang industri," sebutnya.

Pemerintah, kata Bahlil, saat ini lebih fokus pada kebijakan BBM subsidi karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Ia memastikan bahwa keputusan Pemerintah akan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

"(BBM) Subsidi tunggu tanggal mainnya. Insyaallah saya yakinkan bahwa Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat. Insyaallah baik, nanti tunggu tanggal mainnya ya," tandasnya.

Topik Menarik