PP TUNAS Berlaku! 5 Cara Ampuh Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
Pemerintah resmi menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Aturan ini mewajibkan seluruh platform digital membatasi akses anak sesuai usia serta memperkuat pelindungan data pribadi anak.
Di era digital saat ini, penggunaan gadget pada anak memang sulit dihindari. Namun, jika tidak dikontrol, kebiasaan ini bisa berkembang menjadi kecanduan yang berdampak pada kesehatan fisik, emosional, hingga kemampuan sosial anak. Orang tua perlu mengambil peran aktif untuk membantu anak menggunakan gadget secara bijak.
Baca Juga : Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Berikut lima cara efektif yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak, dirangkum iNews Media Group, Minggu (29/3/2026).
1. Tetapkan Batas Waktu Penggunaan GadgetLangkah pertama yang penting adalah membuat aturan jelas terkait durasi penggunaan gadget. Misalnya, anak hanya boleh menggunakan gadget selama 1–2 jam per hari di luar waktu belajar. Konsistensi dalam menerapkan aturan ini akan membantu anak belajar disiplin.2. Ajak Anak Melakukan Aktivitas AlternatifAlihkan perhatian anak dengan kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan menyenangkan, seperti bermain di luar rumah, membaca buku, menggambar, atau berolahraga. Aktivitas ini tidak hanya mengurangi waktu layar, tetapi juga mendukung perkembangan fisik dan kreativitas anak.Baca Juga :4,8 Persen Anak Alami Depresi, Ini 5 Gejala yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
3. Jadilah Contoh yang BaikAnak cenderung meniru perilaku orang tua. Jika orang tua juga sering bermain gadget, anak akan sulit diajak mengurangi kebiasaan tersebut. Cobalah untuk mengurangi penggunaan gadget saat bersama anak dan lebih fokus pada interaksi langsung.
4. Buat Zona Bebas GadgetTerapkan aturan area tertentu di rumah sebagai zona bebas gadget, seperti ruang makan atau kamar tidur. Dengan begitu, anak akan terbiasa untuk tidak selalu bergantung pada perangkat digital, terutama saat waktu makan atau menjelang tidur.
5. Bangun Komunikasi yang TerbukaAjak anak berdiskusi tentang dampak penggunaan gadget secara berlebihan. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami mengenai risiko seperti gangguan tidur, kurang fokus, hingga masalah kesehatan. Dengan komunikasi yang baik, anak akan lebih mengerti dan mau bekerja sama.










