Dukung Distribusi BBM Lebaran, Elnusa Petrofin Siagakan 7.567 Awak Mobil Tangki
PT Elnusa Petrofin (EPN) mengerahkan ribuan armada dan awak mobil tangki guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap lancar selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Anak usaha PT Elnusa Tbk. (ELSA) yang juga bagian dari ekosistem Pertamina Group ini memproyeksikan terjadi lonjakan konsumsi energi nasional seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
"Satgas Ramadan–Idulfitri merupakan misi strategis pelayanan nasional yang menuntut kesiapan operasional secara menyeluruh. Elnusa Petrofin memastikan seluruh aspek, mulai dari SDM, armada, hingga sistem pengendalian distribusi, berada dalam kondisi optimal," kata Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).
Baca Juga:Dukung Pasokan BBM Lebaran, Elnusa Petrofin Optimalkan Sistem Monitoring Digital
Satgas yang telah berlangsung sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 ini menjadi periode kritis bagi distribusi energi. Elnusa Petrofin mengoperasikan sebanyak 1.885 unit Mobil Tangki (MT) dengan total kapasitas angkut mencapai 31.576 kiloliter (KL) untuk menjangkau seluruh wilayah operasional, termasuk area terpencil.
Penguatan armada dilakukan dengan menambah 114 unit MT aset baru guna meningkatkan keandalan distribusi di tengah lonjakan kebutuhan. Di sisi sumber daya manusia, perusahaan menyiapkan 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) yang tersebar di berbagai daerah, dengan 1.083 di antaranya telah ditingkatkan kompetensinya dari level AMT 2 menjadi AMT 1.Sebagai upaya mitigasi terhadap potensi kemacetan dan lonjakan permintaan, Elnusa Petrofin juga menyiapkan 225 unit armada tambahan melalui skema spot charter. Armada cadangan ini ditempatkan secara strategis di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi maupun area yang memiliki tantangan aksesibilitas.
Perusahaan turut mengoperasikan Road Traffic Control (RTC) yang memantau perjalanan AMT secara real-time, serta menyediakan 124 titik rest area dan check point di seluruh Indonesia. Setiap AMT diwajibkan beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara sebagai bagian dari penerapan manajemen kelelahan (fatigue) berbasis HSSE.
Untuk mengantisipasi kepadatan di jalur mudik, Elnusa Petrofin menyiapkan 25 titik SPBU kantong berkapasitas 16 KL yang ditempatkan di lokasi rawan kemacetan. Langkah ini bertujuan memastikan kontinuitas pasokan BBM di titik-titik kritis selama arus mudik dan balik berlangsung.
Baca Juga:Perkuat ESG, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong
Dalam mendukung stabilitas distribusi energi nasional, perusahaan turut menyalurkan BBM ke sektor-sektor strategis, termasuk 520 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polisi (SPBP) untuk operasional pengamanan. Selain itu, sebanyak 638 Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), juga menjadi prioritas pasokan.
"Kami berkomitmen untuk menjaga agar energi tetap tersedia secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang," ujar Doni.










