Harga BBM Tak Akan Naik hingga Akhir Tahun, Purbaya: Saya Punya Uang Banyak
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan naik hingga akhir tahun. Sebab, pemerintah masih memiliki kemampuan untuk menahan harga BBM hingga akhir tahun di tengah tekanan harga energi global dampak perang AS-Israel vs Iran.
"Sampai sekarang belum ada hitungan untuk menaikkan harga BBM karena kita punya uang masih cukup untuk level harga BBM yang sekarang," kata Purbaya di Kota Yogyakarta, Selasa (17/3/2026).
Purbaya menambahkan kemampuan fiskal tersebut memungkinkan pemerintah menahan harga BBM hingga akhir tahun, bergantung pada kebijakan Presiden. "Kalau segini saja mah, kalau Presiden mau sih sampai akhir tahun juga bisa. Jadi saya punya uang cukup banyak. Yang masih bisa dipakai, yang pengamat, pengamat itu, nggak tahu uangnya di mana," ujarnya.
Purbaya menyebut pemerintah mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai peredam guncangan (shock absorber) untuk menjaga daya beli masyarakat.
Sejumlah Nama Calonkan Diri Jadi Pimpinan OJK, Purbaya: Sebagian Masih Bukan Orang yang Jago!
"Fungsi anggaran meng-absorb shock dari luar. Sampai sekarang yang absorb adalah APBN pemerintah," ujarnya.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyebut harga minyak dunia melonjak hingga melampaui 100 dolar AS per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak pada pasokan dan distribusi energi global, sehingga mendorong tekanan terhadap harga minyak di pasar internasional.
"Pertamina terus memonitor dinamika harga minyak dunia yang saat ini berada di kisaran 100 dolar AS per barel," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron dilansir Antara.
Selain itu, Pertamina menjalin komunikasi dengan pemerintah terkait kebijakan energi nasional dalam merespons lonjakan harga minyak dunia.










