Tak Harus Minum Obat, Ini Tips Menkes Budi Sadikin Agar Maag Tak Kambuh saat Puasa
Maag menjadi satu penyakit yang rentan kambuh saat berpuasa. Hal tersebut bisa diakibatkan pola dan porsi makan yang tidak teratur atau konsumsi makanan yang kurang sehat. Obat Maag sendiri sering menjadi solusi pilihan saat penyakit lambung tersebut menyerang.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan videonya di akun instagram menyebut bahwa mengkonsumsi obat Maag bagi penderita memang sangat dianjurkan. Obat tersebut dapat diminum saat sahur dan berbuka agar penyakit tersebut tidak kambuh saat menjalani ibadah puasa.
“Siapa yang sering minum ini supaya tidak maag saat puasa? Memang perlu ya kita minum obat ini. Kalau kamu punya riwayat maag memang harus wajib minum. Minumnya pada saat sahur dan pada saat buka puasa. Tapi kalau enggak, enggak perlu ya,” ungkap Budi dalam unggahan videonya, dikutip Rabu (4/3/2026).
Baca Juga : Makanan Penolong untuk Penderita Maag Kronis
Namun menurut dia, ada cara lain yang bisa dilakukan agar tubuh terhindar dari Maag atau begah saat berpuasa tanpa minum obat. Tidak tidur atau rebahan setelah makan menjadi tips paling utama.“Ini saya berikan tiga tips buat kalian agar enggak begah pada saat puasa. Yang pertama, jangan tidur rebahan langsung sesudah makan,” ucap dia.
Selain tidak disarankan untuk tidur atau rebahan setelah makan, tidak langsung memakan makanan berat saat berbuka puasa juga menjadi salah satu langka agar Magg atau begah tidak kambuh. Kemudian, konsumsi makanan yang kaya protein dan lemak baik juga sangat dianjurkan, agar tubuh tidak terus bergantung kepada obat.
Baca Juga : Kenali Perbedaan Maag dan Serangan Jantung, Gejalanya Nyaris Sama
“Yang kedua, pas buka puasa jangan langsung langsung makanan berat. Yang ketiga, makanlah yang kaya protein dan juga lemak baik. Jadi kalau bisa secara alami, kenapa mesti minum obat,” pungkas dia.
Selain dari menjaga kebiasaan tidak rebahan dan menjaga makanan yang dikonsumsi, ada beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk mencegah begah dan Magg saat berpuasa atau sesudah berpuasa.Melansir dari Cleveland Clinic, melakukan aktivitas fisik atau berjalan-jalan bisa turut meredakan begah yang dirasakan saat sahur atau berbuka maupun saat berpuasa. Hal itu dikarenakan aktivitas fisik bisa merangsang pencernaan dan mempercepat pergerakan makanan, kotoran serta gas.
Selain itu, memijat perut juga bisa jadi cara alternatif jika anda malas atau sedang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk beraktivitas fisik. Dengan memijat atau menggosok perut secara perlahan, gas yang berada di dalam usus akan keluar. Buatkan gerakan pijatan dari bagian bawah sebelah kanan, kemudian ke atas dan berakhir di bagian bawah sebelah kiri dengan pola tapal kuda.
Sementara itu, untuk menghindari Maag ada beberapa kebiasaan yang harus dilakukan dan dihindari agar penyakit tersebut tidak kambuh dan mengganggu ibadah puasa. Mengutip dari Cleveland Clinic Abu Dhabi, meminum banyak air mineral bisa membantu mencegah maag kambuh saat berpuasa.
Anda bisa mencoba dengan dengan takaran dua hingga tiga liter per hari. Langkah tersebut bisa dilakukan saat sahur dan berbuka puasa. Jangan lupa untuk menghindar konsumsi minuman dengan kandungan soda dan gula yang tinggi.
Selain minuman, Anda juga disarankan agar menghindari makan berlebih dan tinggi lemak. Karena,saat Anda makan dengan porsi banyak dan tinggi lemak sekaligus, bisa membuat asam lambung naik. Makanan yang mengandung lemak tinggi juga cukup lama untuk diserap oleh tubuh.
Mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat sangat disarankan agar terhindar dari Magg serta asam lambung saat berpuasa. Serta dapat mencegah rasa kembung dan sembelit yang menyerang. Di sisi lain, hal itu juga harus Anda perhatikan agar tidak memakan makanan apapun selama dua jam sebelum anda tertidur.









