Kodam XVII/Cenderawasih Selidiki Perampasan Senpi saat Pos Dibakar KKB di Nabire

Kodam XVII/Cenderawasih Selidiki Perampasan Senpi saat Pos Dibakar KKB di Nabire

Nasional | sindonews | Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25
share

Kodam XVII/Cenderawasih masih menelusuri informasi adanya senjata yang dirampas dalam insiden penyerangan dan pembakaran pos di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu, 21 Februari 2026. Tim masih melakukan investigasi untuk mengungkap kasus tersebut.

“Saat ini masih dilakukan investigasi oleh Kodam XVII/Cenderawasih untuk memastikan apakah terdapat senjata yang ikut dirampas dalam kejadian tersebut,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, Rabu (25/2/2026).

Tri menegaskan lokasi yang menjadi sasaran pembakaran bukan merupakan pos TNI, melainkan Pos Keamanan milik PT Kristalin Eka Lestari (KEL).

Baca juga: Pos Pengamanan di Nabire Ditembaki dan Dibakar, 2 Orang Ditemukan Tewas

Dua orang dinyatakan tewas akibat penyerangan itu yakni anggota Deninteldam XVII/Cen Serda Hamdani yang sedang melaksanakan tugas Monitoring Wilayah di Nabire dan karyawan PT KEL, Aksay Sandika Moho. Keduanya disebut menjadi korban dalam aksi yang diduga dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM)."Kami mewakili pihak Kodam, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan," katanya.

Lihat video: TNI dan Polri Berhasil Evauasi Korban Penyerangan Brutal KKB

Saat ini salah satu korban telah dikenali oleh pihak keluarganya karena memiliki tanda khusus di bagian mulut. Khusus untuk jenazah Serda Hamdani, pada 23 Februari 2026 telah diberangkatkan untuk proses pemakaman yang dilaksanakan di Maros, Sulawesi Selatan. “Jenazah Serda Hamdani telah diserahkan kepada keluarga dan sudah dimakamkan di Maros,” jelasnya.

Saat ini, aparat keamanan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di sejumlah wilayah rawan, guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus memburu para pelaku.

Topik Menarik