Ini Bahaya yang Mengintai Tidur setelah Sahur Kata dr Tirta

Ini Bahaya yang Mengintai Tidur setelah Sahur Kata dr Tirta

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51
share

Tidur setelah menyantap sahur atau setelah shalat subuh terkadang menjadi kenikmatan tersendiri di tengah jam tidur yang terganggu di bulan Ramadan.

Hal tersebut seringkali dianggap lumrah karena adanya aktivitas sahur yang dinilai membuat jam tidur terganggu apalagi jika kita tidak bisa menyesuaikan diri dan masih beraktivitas seperti hari hari biasa hingga larut malam.

Baca juga: 5 Rekomendasi Jajanan Korea yang Cocok untuk Takjil, Pilih Kimbab atau Odeng?

Namun, dibalik aktivitas yang dinilai mengandung kenikmatan itu terselip resiko gangguan kesehatan bagi tubuh. Konten kreator sekaligus kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi menekankan bahwa pola tidur setelah shalat subuh atau santap sahur membuat jam tidur kita menjadi “putus nyambung” yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Hal itu karena sebelumnya kita telah beristirahat sebelum bangun untuk makan sahur.

Dalam unggahan videonya di channel YouTube Tirta PengPengPeng menjelaskan bahwa tidur setelah melakukan makan sahur atau salat subuh bisa membuat sistem pencernaan terganggu saat mengolah makanan yang dikonsumsi pada waktu sahur. Baca juga: Selain Air Putih, Ini 7 Minuman Terbaik untuk Cegah Dehidrasi Saat Puasa

Selain itu, jam biologis tubuh juga akan mengalami disorientasi karena siklus tidur yang dipaksakan dalam waktu singkat, yang justru membuat tubuh terasa jauh lebih lelah saat bangun.

"Nah, kalau habis sahur tidur lagi boleh? Boleh, yang terganggu apa? Jam tidur sama pencernaan. Kamu tidur sahur habis subuhan berarti 4.20 terus tidur 4.30. Bisa bangun kamu jam 7.00? Enggak. Berantakan itu pasti. Berantakan pasti bangun jam 9.00 atau bangun jam 7.00 tapi sekitar dini hari nya berantakan,” jelas dr. Tirta, dikutip Selasa (24/2/2026).

Ia menyebut, hal itu ibarat kondisi tubuh yang dipaksa tidur kembali setelah baru saja bangun untuk sahur. Seperti mesin yang dipaksa mati dan hidup secara mendadak. "Karena kayak ibarat mati, hidup, mati lagi gitu kan," ucap dia.

Sebagai gantinya, dr. Tirta menyarankan untuk mencari aktivitas agar tubuh tidak mengantuk usai santap sahur atau shalat subuh di bulan Ramadhan. Salah satu tren yang ia soroti adalah memanfaatkan fasilitas olahraga yang buka 24 jam atau sekadar melakukan aktivitas spiritual seperti dzikir dan mengaji."Jadi sebaiknya habis sahur makanya banyak orang yang olahraga habis sahur. Apa? Nge-gym. Jadi ini yang laris malah gym 24 jam karena habis sahur nge-gym. Tapi kalau nggak nge-gym ya apa? Yang diwajibkan dzikir atau ngaji gitu sambil menunggu kerja,” ungkap dr. Tirta.

Terlebih, tidak tidur setelah subuh bukan hanya berkaitan dengan kesehatan biologis namun juga sejalan dengan anjuran spiritual (sunah) dalam agama Islam. Ia mengajak masyarakat untuk memaksimalkan waktu pagi dengan ibadah atau berolahraga agar ritme tubuh tetap terjaga sepanjang hari.

"Ya memang kan sunahnya habis sahur disuruhnya ngaji sama zikir. Jadi jangan tidur lagi Mas kalau habis sahur dan subuhan," pungkas dia.

Topik Menarik