BCA Hadirkan KPR Bunga Berjenjang, Mudahkan Gen Z Punya Hunian
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema bunga fix berjenjang untuk memudahkan generasi muda atau Gen Z memiliki hunian. Program tersebut dirancang agar cicilan lebih ringan pada awal masa kredit dan menyesuaikan dengan potensi peningkatan pendapatan nasabah di masa mendatang.
Langkah ini diambil BCA untuk menjawab tantangan kepemilikan rumah di kalangan generasi muda yang umumnya masih berada pada tahap awal karier atau usaha. Skema bunga berjenjang diharapkan membuat pembiayaan rumah menjadi lebih terjangkau dan fleksibel.
"Ini kesempatan yang luar biasa bagi teman-teman semua para nasabah Gen Z kalau ingin berinvestasi. Rumah ini adalah investasi yang terbaik. Apalagi kalau didukung dengan pembiayaan dari BCA dengan bunga yang super kompetitif," ujar Direktur BCA Haryanto T. Budiman, seperti dikutip, Senin (9/2/2026).
Baca Juga:Bakti BCA Angkat Budaya Sumba sebagai Strategi Dukung Ekonomi Kreatif
Haryanto menjelaskan, BCA telah menemukan skema optimal agar Gen Z dapat memiliki rumah melalui KPR dengan bunga berjenjang yang rendah di awal masa kredit. Menurutnya, model tersebut memungkinkan nasabah mencicil rumah sesuai kemampuan keuangan, khususnya bagi pekerja atau pengusaha yang baru memulai karier.Ia menambahkan, segmen Gen Z menjadi salah satu fokus utama produk KPR BCA seiring mayoritas nasabah bank tersebut kini berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun.
"Mayoritas karyawan kami Gen Z, nasabah kami juga sama. Jadi kita harus berbicara dengan bahasa yang sama, dan properti tetap menjadi salah satu investasi terbaik," tambah Haryanto.
Baca Juga:Cara Registrasi BCA Expoversary 2026: Panduan untuk Nasabah
Sementara, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan produk KPR fix berjenjang memang dirancang untuk generasi muda dengan tenor mulai dari 10 tahun. Bunga yang rendah di awal akan menyesuaikan seiring waktu dengan asumsi pendapatan nasabah meningkat sejalan dengan perkembangan karier atau usaha.
"Memang Gen Z ini kan awal-awal pendapatannya belum terlalu besar, tapi setelah dia naik pangkat kan pendapatannya makin besar, jadi produk KPR ini sangat populer di kalangan Gen Z," ujar Hendra.









